Lintas Papua

Gencar Merazia Judi, Polres Manokwari Minta Masyarakat Proaktif

MANOKWARI – Pemberantasan segala bentuk perjudian yang digaungkan Polri, juga dilakukan melalui razia rutin oleh jajaran Polres Manokwari.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengaku pihaknya terus melakukan pendalaman dan memburu bandar judi yang selama ini beroperasi di wilayah hukum Polres Manokwari.

“Sesuai perintah Kapolri, Polres Manokwari akan terus berupaya melakukan penindakan terhadap segala jenis perjudian, baik itu judi onine maupun offline. Kami sedang bekerja untuk mengungkap para pelaku perjudian,” kata Gultom.

Kasat Reserse dan Kriminal Polres Manokwari Iptu Arifal Utama meminta  masyarakat proaktif untuk melaporkan jika punya informasi tentang praktik perjudian di lingkungannya.

“Apabila ada masayarakat yang melihat ada yang membuka judi di Manokwari bisa melaporkan ke Polres Manokwari dan langsung di tindak lanjuti,” imbuhnya.

Arifal menyebutkan, sejak Januari hingga Agustus 2022 Polres Manokwari telah berhasil mengamankan lima pelaku judi togel, dadu dan bola guling.

“Mereka yang kami tangkap adalah bandar dan juga penjual,” kata Arifal.

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya meminta jajaranya untuk tegas menindak segala bentuk kejahatan pelanggaran tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kejahatan itu mulai dari peredaran gelap narkoba hingga perjudian.

“Mulai dari peredaran narkotika, perjudian baik konvensional ataupun online, adanya pungutan liar (pungli), ilegal minning, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap arogan hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat,” kata Listyo dalam video conference kepada seluruh jajaran mulai tingkat Mabes Polri hingga polda seluruh Indonesia di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Mantan Kepala Bareskrim Polri mengingatkan, pihaknya telah lama mengeluarkan perintah dalam pemberantasan tindak pidana perjudian. “Saya ulangi, yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus di tindak,” kata Listyo.

Eks Kepala Divisi Propam Polri itu juga menegaskan, tidak akan menolerasi bila ada pejabat Polri yang terlibat dalam tindak pidana tersebut. “Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu kapolres, apakah itu direktur, apakah itu lapolda saya copot. Demikian juga di mabes tolong untuk diperhatikan akan saya copot juga,” kata Listyo. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.