Lintas Papua

Gubernur Tunda Pertemuan dengan Pengurus Cabor KONI Papua Barat

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor) KONI Papua Barat di ruang pertemuan Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (8/6/2023).

Namun, pertemuan tersebut harus ditunda karena adanya agenda mendadak antara Paulus Waterpauw dan pemerintah pusat. Hingga saat ini, pertemuan tersebut belum memiliki jadwal pasti yang baru.

“Pak Gubernur mendadak dapat panggilan dari pusat sehingga pertemuan ditunda,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Papua Barat, Mohamad Sahir, kepada wartawan.

Pertemuan tersebut rencananya akan membahas persiapan Pra Pekan Olahraga Nasional (PON). “Agendanya pertemuan persiapan untuk melaksanakan Pra-PON. Teknisnya seperti apa nanti disampaikan,” ujar Sahir.

Terkait keterlibatan KONI Papua Barat, Sahir mengakui bahwa Dispora sebenarnya hanya bertanggung jawab terhadap olahraga pelajar. Namun, ada beberapa organisasi lain yang mengurus, olahraga rekreasi di bawah naungan FORMI dan prestasi di bawah KONI.

Dirinya menambahkan saat ini terdapat permasalahan internal di tubuh KONI. Mengenai perihal itu, sedianya juga akan dibahas saat pertemuan dengan Penjabat  Gubernur.

Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Papua Barat, Rudi F Timisela membenarkan penundaan agenda pertemuan itu. Rudi berujar, penundaan itu tidak terdampak pada persiapan cabang olahraga dalam menghadapi Pra PON ke depan. ‘’Saya kira tidak berdampak, karena hanya beberapa cabang yang akan mempersiapkan pada bulan September menghadapi Pra PON,’’ jelas Rudi.

Menurutnya, pemerintah daerah sebagai Bapak dari cabang olahraga dan KONI sebagai Mama dari cabang olahra semua proses berjalan baik.

Rudi berpendapat, bahwa misalkan keterbatasan anggaran APBD, nanti tinggal diseleksi cabang olahraga prioritas. ‘’Misalkan anggaran APBD terbatas tinggal dipilih cabang olahraga prioritas, kemudian cabang olahraga yang lain jangan kecewa, tetapi harus terus dilakukan pembinaan, itu jauh lebih baik,’’ kata Rudi.

Menurutnya, jika terjadi kekurangan anggaran pemda dan Koni bisa menggerakkan pihak swasta untuk membantu. ‘’Saya pikir bapak pejabat gubernur akan mengambil langkah terbaik,’’ ujarnya.

Ia menambahkan pada September 2023 akan digelar Pra PON voli indoor di Ambon dan Pra PON voli pantai di Palembang. ‘’Cabang olahraga lain juga sedang melakukan persiapan, mudah-mudahan ini menjadi atensi serius dari pemerintah daerah dan KONI,’’ kata Rudi Timisela. (SEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.