Lintas Papua

Kapolda Ajak Generasi Muda Papua Barat Maknai HUT RI dengan Prestasi

MANOKWARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Inspektur Jenderal Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga mengajak seluruh generasi muda di provinsi itu, memaknai peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai prestasi dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

“Mari arahkan kemampuan, daya pikir dengan berkreasi dan prestasi dalam berbagai bidang kehidupan,” kata Daniel Silitonga seusai memimpin upacara ziarah Taman Makam Pahlawan (TMP) Manokwari, Rabu (16/8/2023).

Ia menjelaskan generasi muda merupakan generasi penerus harapan bangsa yang sudah sepatutnya berkontribusi dalam setiap program pembangunan daerah hingga masa mendatang.

Hal itu merupakan wujud nyata dari penghargaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para pahlawan sudah mengorbankan diri mereka dalam merebut kemerdekaan,” ucap Daniel.

Menurut dia pemerintah senantiasa memberikan ruang bagi generasi muda mengaktualisasikan potensi diri dengan aktivitas positif, sehingga Papua Barat semakin maju dan berkembang.

Oleh sebabnya, generasi muda diharapkan dapat mengimplementasikan jiwa nasionalisme, patriotisme dan menjawab tantangan perkembangan era teknologi yang kian pesat.

“Berpikir maju, jangan berpikir yang lain-lain supaya bisa mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan melalui program pembangunan,” ucap Daniel Silitonga.

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan, kesehatan, dan meningkatkan sejumlah infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah percepatan penanggulangan masalah balita gagal tumbuh akibat kurang gizi atau stunting, dan kemiskinan ekstream di seluruh kabupaten di provinsi setempat.

“Untuk kasus stunting, kami sudah turunkan prevalensinya dari 30 persen menjadi 14,3 persen. Bahkan Bulan Juni 2023 itu sempat turun sampai 13,51 persen,” ucap Paulus Waterpauw.

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten terus meningkatkan edukasi untuk mengubah cara berpikir masyarakat lokal sehingga program pembangunan berjalan tanpa hambatan.

Pemerintah juga membutuhkan dukungan semua komponen masyarakat terutama generasi muda demi mencapai keberhasilan program pembangunan di seluruh wilayah Papua Barat.

“Sinergi kolaborasi merupakan kunci sukses dan keberhasilan semua program yang pemerintah laksanakan,” kata Paulus Waterpauw. (SWF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.