Lintas Papua

Luapan Sungai Kali Kasih, Jalan Penghubung Provinsi Papua Barat dengan Papua Barat Daya Rusak

MANOKWARI — Jalan trans yang menghubungkan Provinsi Papua Barat dengan Papua Barat Daya, khususnya di jembatan Kampung Meitefa, Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, mengalami kerusakan serius karena meluapnya sungai Kali Kasih.

Ajun Komisaris Polisi Subhan Ohoimas, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari, menyatakan bahwa akses transportasi melalui jalur tersebut telah ditutup sementara.

Hujan deras sejak Kamis, 7 Maret 2024 menyebabkan debit air Kali Kasih meningkat secara signifikan, yang kemudian menyebabkan jalan hancur akibat luapan air yang merusak aspal.

“Jalan dan jembatan akhirnya terpisah, sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan,” ungkap Subhan di Manokwari, Jumat (8/3/2024).

Dia melanjutkan dengan menjelaskan, laporan dari Tim Turjawali Polresta Manokwari menunjukkan bahwa kerusakan badan jalan mencapai 95 persen dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Kepolisian langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Manokwari dan pihak Bidang Jalan BPJN Papua Barat untuk memperbaiki kerusakan jalan dan jembatan yang terkena dampak.

“Kami meminta pengendara untuk berbalik arah atau mencari jalur alternatif lain karena aliran air masih sangat deras,” tambahnya.

Tim Turjawali Polresta sudah memasang papan imbauan bagi warga dan pengendara agar tidak melintasi lokasi tersebut untuk sementara waktu yang belum ditentukan.

Peningkatan intensitas hujan juga menyebabkan sebagian permukiman warga setempat terendam luapan air Kali Kasih, sehingga memerlukan penanganan segera.

“Personel kami masih berada di lokasi untuk mencegah pengendara yang nekat melintas karena hal tersebut mengancam keselamatan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, pemerintah Kabupaten Manokwari akan berkoordinasi dengan Balai Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Karena Jembatan Kasih merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

“Jadi jalan nasional yang itu menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR. Sehingga kita Pemda Manokwari tidak masuk di ruas itu,” ucap Hermus.

Hermus akan mengunjungi langsung lokasi kejadian di Kali Kasih. Ia berharap dari hasil peninjauan ia bisa menyampaikan permasalahan ini secara berjenjang kepada Balai Bina Marga dan Kementerian.

“Saya akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lalu kemudian kita akan menyampaikan permasalahan ini secara berjenjang kepada Balai Bina Marga Kementerian Puber provinsi dan akan diteruskan ke pusat untuk segera ditangani,” ujarnya. (ant)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.