Lintas Papua

Lulusan Polbangtan Harus Jadi Penggerak Sektor Pertanian

MANOKWARI – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat Eduard Nunaki mengatakan seluruh lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari harus mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian di provinsi tersebut.

“Jadilah penggerak bagi masyarakat supaya memanfaatkan semua potensi lahan tidur,” kata Eduard mewakili Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw pada acara wisuda sarjana terapan Diploma IV Polbangtan Manokwari di Manokwari, Kamis (24/8/2023)

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah mengharapkan lulusan Polbangtan Manokwari berperan aktif meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pertanian berkualitas dan berdaya saing.

Dengan demikian, program pengembangan sektor pertanian modern dapat diimplementasikan secara optimal karena ketersediaan SDM pertanian yang berwawasan luas dan terampil.

“Polbangtan merupakan salah satu perguruan tinggi di Tanah Papua, maka diharapkan berperan aktif meningkatkan SDM pertanian,” jelas Eduard Nunaki.

Menurut dia lulusan Polbangtan berpeluang membuka lapangan kerja sektor pertanian, karena dibekali dengan jiwa agrosociopreneur melalui program penumbuhan wirausahawan muda pertanian dan soft skill.

Data Badan Pusat Statistik Papua Barat, lapangan usaha pertanian menyerap 37,75 persen dari total tenaga kerja 588.729 orang pada periode Februari 2023. Penyerapan tenaga kerja pertanian mengalami peningkatan 4,92 ribu orang jika dibanding periode Februari 2022.

“Pemerintah punya program membangun sentra-sentra produksi pertanian berskala besar, besar harapan lulusan Polbangtan turut berkontribusi,” ujar Eduard.

Direktur Polbangtan Manokwari drh Purwanta menerangkan jumlah wisuda sarjana terapan Diploma IV periode Agustus 2023 sebanyak 193 orang, sehingga jumlah alumni secara keseluruhan lebih kurang 1.038 orang.

60 persen dari alumni merupakan generasi muda Papua yang nantinya menjadi pelopor penyuluh pertanian dan mendorong petani menjadi lebih berdaya saing.

“Alumni Polbangtan Manokwari ini tersebar pada enam provinsi di Tanah papua, dan delapan provinsi di luar Tanah Papua,” kata Purwanta.

Ia melanjutkan capaian indeks prestasi tiga program bidang studi Polbangtan Manokwari mengalami peningkatan dari tahun 2022, yaitu bidang studi penyuluhan pertanian berkelanjutan (naik dari 3,5 menjadi 3,6), bidang studi penyuluhan kesejahteraan pertanian (3,3 naik jadi 3,5), dan bidang studi teknologi perkebunan (3,4 naik jadi 3,5).

Dia menekankan lulusan Polbangtan yang berkeinginan menjadi job creator wirausaha bidang pertanian akan diberikan bantuan modal dari Kementrian Pertanian agar usahanya berjalan lancar.

Bantuan permodalan tersebut tentu memiliki dampak positif terhadap peningkatan minat bagi masyarakat lain untuk berkecimpung dalam dunia pertanian.

Job creator menjadi prioritas kami karena menjadi petani itu keren. Selain itu, ada lulusan yang memilih jadi job seeker atau yang berkecimpung pada lembaga pertanian,” ujar dia. (SWF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.