Lintas Papua

Mantan Caleg DPRD Kaimana Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

KAIMANA – Mantan calon anggota anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kaimana berinisial HR dilaporkan ke Kepolisian Resor Kaimana. Ia diduga mencabuli seorang anak berumur 18 tahun. Perbuatan itu dilakukan HR di salah satu hotel di Kaimana.

Kepala Kepolisian Resor Kaimana Ajun Komisaris Besar Polisi Gadug Kurniawan membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur oleh pihak keluarga di bagian SPKT Polres Kaimana.

Diketahui si mantan caleg HR dilaporkan pada Minggu (1/1/2023), dengan nomor LP.B/02/1/2023/SPKT 1/RES KAIMANA/POLDA PAPUA BARAT.

Pelecehan seksual itu diduga berawal sejak dua tahun lalu, saat korban berumur 16 tahun dan masih duduk di kelas 1 salah satu Sekolah Menengah Atas di Kaimana.

Ayah korban bekerja pada terduga pelaku sudah 10 tahun, karena itu pelaku sudah dianggap keluarga sendiri. Namun, karena adanya utang piutang, pelaku memanfaatkannya untuk mendekati korban. Iming-iming uang pun diberikan oleh pelaku terhadap korban. Bukan hanya sampai di situ, bahkan pelaku pun berniat menolong keluarga korban, jika kehendak terduga pelaku dipenuhi.

“Saya diminta untuk menuruti semua kemauannya untuk bisa melunasi hutang orangtua. Saya pun akhirnya dipaksakan waktu itu ke hotel,” kenang korban.

Cerita cinta terlarang sampai hubungan badan itu pun berlanjut, hingga korban menamatkan SMA dan terakhir terjadi lagi pada Desember 2022 lalu.

Kejadian itu pun akhirnya dilaporkan ke polisi, menyusul ancaman dari terduga pelaku, agar korban mengembalikan semua uang yang telah diberikan selama ini kepada korban. Jumlahnya mencapai Rp40 juta.

Ibu korban mengaku, anaknya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kaimana sebanyak 2 kali. “Juga sudah dimintai visum et repertum oleh pihak medis di RSUD Kaimana,” ujarnya.

Mahatir Rahayaan, pengacara yang mendampingi korban menegaskan, akan terus mendampingi kliennya hingga ke pengadilan. “Kasus ini merupakan kasus berat, apalagi menyangkut anak di bawah umur. Kami akan siap kawal hingga ke pengadilan,” tegasnya.

Mahatir mengaku, siap melakukan pendampingan hukum terhadap korban mulai dari Polres Kaimana hingga Kejaksaan Negeri Kaimana. “Jika kasus ini sudah dilimpahkan Polres ke Kejaksaan Negeri Kaimana,” kata Mahatir. (LAU)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.