Lintas Papua

Otak Kerusuhan Diskotek Double O Tiba di Sorong

SORONG – Terduga otak pelaku bentrokan maut antar kelompok di Tempat Hiburan Malam (THM) Diskotek Double O di Kota Sorong, pada 25 Januari 2022 silam yang menyebabkan 17 orang tewas akhirnya tiba di Sorong.

Pelaku Noval Bugis alias Toto terlihat keluar dari terminal Bandara Domine Edward Osok Sorong pada Minggu (14/8/2022) pagi sekitar pukul 10.00 WIT. Ia menggunakan pakaian warna kuning dengan tangan diborgol dan dikawal dua anggota polisi berpakaian preman.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sorong Kota, Iptu Achmad Elyasarif Martadinata membenarkan bahwa pihaknya telah menerima salah satu DPO kasus pembakaran Double O yang diserahkan langsung oleh dua personel Polres Bintuni.

“Saat ini tersangka sudah kami periksa, untuk peran tersangka masih didalami. Tetapi menurut keterangan 12 saksi yang diperiksa, perannya (NB alias Toto) sebagai aktor intelektual,” ujar Achmad Elyasarif di Polres Sorong Kota, Senin (15/8/2022).

“Penetapan DPO NB alias Toto sejak Bulan Januari, kurang lebih 6 bulan. Yang bersangkutan selama pelariannya di Bintuni sering pindah tempat, terkahir dia tinggal bersama saudaranya di Kampung Lama,” jelasnya.

Pelaku Noval Bugis yang selama ini menjadi buronan dan masuk daftar pencarian orang (DPO) berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Polres Bintuni, Sabtu (13/8/2022).

Bentrokan di Double O dipicu seorang warga bernama Kani Rumaf meninggal dunia akibat dianiaya oleh kelompok lainnya. Hingga akhirnya berujung kerusuhan antar kelompok dan pembakaran Diskotek Double O. Akibatnya 17 orang meninggal dunia terjebak kobaran api di dalam salah satu ruangan THM Double O yang dibakar massa.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Junov Siregar membenarkan bahwa Noval Bugil alias Toto, salah satu DPO yang juga merupakan terduga otak pelaku bentrokan maut tersebut berhasil ditangkap. Noval Bugis ditangkap di seputaran Kota Lama, Kabupaten Bintuni sekitar pukul 12.00 WIT.

Junov Siregar menjelaskan, penangkapan DPO Polres Sorong Kota tersebut berawal dari informasi yang didapatkan dari masyakarat. Kapolres langsung memerintahkan kepada Tim Resmob yang dipimpin oleh Kasat Reskrim untuk menangkap buronan paling dicari tersebut.

“Awalnya saya mendapatkan informasi bahwa DPO kasus bentrokan maut Double O berada di wilayah hukum Polres Bintuni tepatnya di kampung lama. Atas laporan tersebut, siang tadi anggota kami dari Resmob Polres Bintuni yang dipimpin Kasat Reskrim langsung bergerak untuk mengamankan DPO atas nama Noval Bugis alias Toto tersebut,” ungkap Kapolres, Sabtu (13/8/2022).

Dalam penangkapan tersebut tidak ada perlawanan dari DPO tersebut. “Ditangkap tanpa ada perlawanan,” ujarnya.

Reskrim Polres Teluk Bintuni melakukan koordinasi dengan pihak Reskim Polres Sorong Kota untuk memastikan bahwa buronan yang diamankan adalah Noval Bugis alias Toto.

“Jadi setelah DPO ini diamankan, pihak Reskrim Polres Bintuni langsung berkoordinasi dengan pihak Reskrim Polres Sorong Kota tentang ciri-ciri DPO. Setelah hasilnya betul, maka yang bersangkutan langsung kami tahan di rutan Polres Bintuni,” ungkap Junov Siregar.

Kasus pembakaran THM Double O terjadi pada 25 Januari 2022. Insiden pembakaran itu disebabkan pertikaian antara kelompok warga hingga berujung pada pembunuhan satu warga, yakni Khani Rumah dan 17 karyawan dan pengunjung tewas terbakar.

Polres Sorong Kota dengan dibantu Polda Papua Barat berhasil menangkap sebanyak 17 pelaku pembunuhan dan pembakaran THM Double O Sorong.

Pelaku yang berjumlah 17 dikenakan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.