Lintas Papua

Pangdam Jangan Diam Soal Dua Wartawan Diintimidasi Panitera

MANOKWARI – Direktur LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy meminta Pangdam XVIII/Kasuari agar bertanggungjawab terhadap tindakan represif oknum Panitera Pengadilan Militer kepada dua wartawan saat meliput sidang kasus oknum anggota Kodam XVIII/Kasuari menembak adik ipar, yang digelar di Pengadilan Negeri Manokwari, Senin (17/10/2022).

“Pangdam harus mengatakan dia bertanggungjawab karena proses persidangan militer ada di bawah kewenangannya. Pangdam jangan diam dan membisu atas kasus ini,” kata Yan Warinussy di Manokwari, Rabu (19/10/2022).

Dikatakan, wartawan dilindungi oleh Undang-undang (UU) sama seperti pengacara, dokter dan lainnya. Jika seorang dokter atau pengacara berada di rumah sakit dan pengadilan, sudah pasti orang akan tahu mereka ini siapa. Sehingga, tanpa dipertanyakan pun orang-orang sudah tahu terkait profesinya, karena lewat pakaian dan id card.

“Sama halnya dengan wartawan, jika dia ada di pengadilan dan hakim menyampaikan agar sidang itu terbuka untuk umum, maka siapa saja bisa datang,” jelasnya.

“Ketika wartawan mengambil gambar, otomatis hakim yang harus mengambil palu untuk mempertanyakan itu,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, jika hakim telah mengetuk maka dia sendiri yang harus mengecek identitas dari wartawan.

“Tidak ada aturannya seorang panitera datangi dan periksa identitas wartawan, kemudian hapus foto dan video di alat kerja. Perlakuan seorang panitera saat sidang militer kemarin itu sudah melecehkan profesi wartawan. Tentu itu sudah melanggar hukum (UU Nomor 40 tahun 1999 Tentang Pers) dan harus dituntut secara hukum,” jelasnya.

Menurutnya, tugas seorang panitera seharus adalah juru tulis dan tidak berhak untuk melakukan pemeriksaan identitas wartawan.

“Panitera dia tidak punya hak untuk datang ambil alat kerja, dan menghapus isi kamera,” tukasnya.

Ia menilai, Tindakan oknum panitera itu sudah melanggar hukum, karena itu harus diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.