Lintas Papua

Pangdam Kasuari Tanam Pohon Bakau di Bintuni

BINTUNI – Pangdam XVIII Kasuari Wilayah Papua Barat Mayjen TNI Gabriel Lema melakukan penanaman pohon bakau atau mangrove di kompleks Nusantara 2 Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (15/5/2023).

Pangdam mencanangkan penanaman pohon mangrove secara serentak yang diikuti 9 titik (daerah) yang mengikuti secara live streaming seperti kabupaten Fakfak, Sorong, Manokwari dan Manokwari selatan.

Pangdam dalam arahannya mengatakan, kegiatan ini diprakarsai panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono yang juga bagian dari agenda Nasional.

Karena terpaut perbedaan waktu dua jam dengan wilayah bagian barat sehingga kegiatan di wilayah Kodam XVIII papua Barat dimulai terlebih dahulu.

“Mangrove di wilayah Teluk Bintuni merupakan mangrove dengan areal terluas di dunia, sehingga saya putuskan tidak menyesuaikan waktu bagian barat sehingga kita laksanakan serentak sendiri,” katanya.

Diketahui sumber oksigen yang berasal dari tumbuhan, menjadi daya tarik tersendiri, sehingga jangan kaget jika akan banyak pengunjung yang datang ke Bintuni untuk tak hanya menikmati pemandangan namun juga mencari udara segar dan sehat.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw mengatakan, luasan hutan bakau atau mangrove di Bintuni saat ini 257.000 hektar yang berada dibawah kendali kantor konservasi sumber daya alam.

“Sebagai masyarakat Bintuni Kita sangat berkepentingan untuk berpartisipasi menjaga mangrove kita,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengatakan akan menjadikan mangrove sebagai salah satu matapelajaran muatan lokal di sekolah. Yang akan ditetapkan melalui surat keputusan Bupati.

“Kami juga akan menetapkan Kampung Masina sebagai kampung mangrove yang menjadi pusat informasi mangrove,” ujarnya.

Menurut Bupati, minyak gas batu bara adalah energi fosil yang akan habis, namun mangrove tidak akan habis jika di rawat dan diperbaharui sejak dini.

Di dalam hutan mangrove banyak klasifikasi kehidupan yang komplek, tak hanya tumbuhan namun di dalam nya hidup biota laut yang sangat bermanfaat untuk manusia seperti ikan, udang kepiting dan lainnya.

Tak hanya melakukan penanaman mangrove di Kampung Nusantara 2, Pangdam juga melakukan kunjungan ke Kampung Masina. (SEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.