Lintas Papua

Pemprov Sosialasikan Penerimaan Mahasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi di Kaimana

KAIMANA – Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat menggelar sosialisasi calon mahasiswa afirmasi melalui Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2023 di Kaimana, Rabu lalu.

“Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2023 ini diperuntukan bagi pemuda-pemudi orang asli Papua (OAP),” kata Astrid Siwalette, Kepala Seksi Penyelenggaraan Tugas dan Bantuan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.

Astrid menerangkan, program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi merupakan program pemerintah pusat yang diturunkan ke tingkat provinsi hingga kabupaten/ kota.

“Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat hanya sebatas menfasilitasi dan melakukan sosialisasi. Tahapan selanjutnya akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan kabupaten/ kota,” ujarnya.

Astrid Siwalette, Kepala Seksi Penyelenggaraan Tugas dan Bantuan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat. Istimewa

Adapun pendaftaran penerimaan calon mahasiswa afirmasi Pendidikan tinggi (Adik) akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota. Selanjunya data calon mahasiswa yang sudah mendaftar akan dikirimkan melalui aplikasi ke Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Data itu dilanjutkan lagi ke pihak perguruan tinggi untuk diseleksi sekaligus menetapkan jumlah kuota calon mahasiswa afirmasi pendidikan tinggi yang akan diterima.

“Terkait jumlah kuota, baik provinsi maupun kabupaten, sampai dengan saat ini belum ada informasi. Namun setiap kabupaten/kota diberikan kewenangan untuk melakukan penerimaan calon mahasiswa afirmasi pendidikan tinggi dengan kuota sebanyak 100 orang,”ungkapnya.

Pendaftaran penerimaan calon mahasiswa afirmasi pendidikan tinggi tahun 2023 terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, kedua orang tua asli Papua. Kedua, salah satu orang tua asli Papua. Ketiga, non papua yang lahir besar di Papua.

“Khusus untuk kategori ketiga, kebijakan dikembalikan kepada pemerintah daerah. Karena program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi dikhususkan untuk orang asli Papua,” terang Astrid.

Ia berharap siswa-siswi orang asli Papua memanfaatkan Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Segera mendaftarkan diri, karena ada kemudahan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ini merupakan program keberpihakan bagi orang asli Papua yang tinggal di daerah terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan,” kata Astrid Siwalette. (LAU)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.