Polda Papua Barat Bongkar Kasus Pertambangan Ilegal

MANOKWARI – Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Barat berhasil menyita 136,97 gram emas hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kali Wariori Kampung Wasirawi Distrik Masni Kabupaten Manokwari.

Direktur Kriminal Khusus Polda Papua Barat AKBP Romylus Tamtilahitu setelah dikonfirmasi Kabid Humas mengatakan Polda Papua Barat telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana penambangan tanpa ijin.

“Tim Gabungan dari Ditreskrimsus Polda Papua Barat dan Sat Brimob Polda Papua Barat, Sabtu (16/4/2022), telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana penambangan tanpa ijin,” kata Adam Erwindi.

Dari operasi itu, sebanyak 46 orang diamankan dan setelah dilaksanakan gelar perkara ditetapkan 31 tersangka.

“Ada 3 kelompok pendulang yang diamankan yakni  Kelompok ONK  sebanyak 15 orang, kelompok MS sebanyak 10 orang dan kelompok pendulang tradisional sebanyak 6 orang,” ungkap Adam.

Pada operasi itu, barang bukti yang sudah disita antara lain 3 buah excavator, genset, alkon dan berbagai jenis peralatan mendulang lainnya.

“Ini tergolong kejahatan lingkungan. Jadi harus dilakukan penegakan hukum bersama untuk mengungkap kejahatan itu,” katanya.

Akibat perbuatannya ini para pelaku terancam Pasal 158 dan/atau Pasal 161 Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No 04 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55  ayat (1) ke 1 KUHPidana.

“Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda 10 miliar rupiah” pungkas Adam. (PB1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: