Polda Pastikan Kasus Ujaran Kebencian di Manokwari Sudah Ditangani

MANOKWARI – Kepolisian Resor Manokwari saat ini tengah menindaklanjuti laporan atas kasus ujaran kebencian terhadap salah satu suku di Manokwari diduga dilakukan oleh ES.

“Laporan polisi sudah diterima pihak Polres Manokwari, sampai saat ini sudah beberapa saksi diambil keterangan. Mari kita menahan diri dan menyerahkan kasus ujaran kebencian ini kepada pihak kepolisian,” ucap Kabid Humas Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi.

Kombes Adam Erwindi menjelaskan, kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun facebook  ES dan hasil pemeriksaan saksi berinsial M diketahui pemilik akun ES memiliki inisian MH yang sudah pindah rumah ke Kabupaten Waropen, Provinsi Papua.

‘’Telah dilakukan pemeriksaan pada keluarga di Manokwari, keluarga menjelaskan yang bersangkutan sudah meninggalkan Kabupaten Manokwari sejak tahun 2020, saat ini Ia berada di Waropen Papua,’’ jelas  Adam Erwindi.

Adam menyebutkan, Kapolres Manowkari telah berkoordinasi dengan Polres Waropen terkait keberadaan tersangka.

Adam meminta warga tidak tersulut amarah yang dapat memecah belah persatuan,  serta merusak kerukunan umat di Papua Barat.

“Masyarakat  jangan mudah terpancing dengan kata-kata dari di sosial media. Saat ini Polres Manokwari telah menerima laporan polisi dan menindak lanjuti kasus ujaran kebencian ini,  sejumlah saksi telah diambil keterangan, kita tahan diri serahkan kasus ini pada kepolisian,” imbau Kabid Humas.

Ia mengimbau seluruh masyarakat khususnya para ketua suku dan kerukunan agar tidak terprovokasi dengan kalimat tersebut. “Kepada seluruh masyarakat, agar jangan terpancing dengan kata-kata dari di medsos tersebut,” ujarnya.

Mantan Kapolres Manokwari ini mengajak semua elemen tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Papua Barat.

“Jangan mau kita di adu domba oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, serahkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian, agar tidak ada pihak-pihak lain yang menggunakan situasi ini untuk membuat rusuh di tanah Papua Barat, khususnya wilayah Manokwari,” pungkasnya. (PB1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: