Lintas Papua

Polda Terjunkan 1300 Personel Amankan Idul Fitri di Papua Barat

MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menerjunkan sebanyak 1300 personel gabungan yang bertugas melakukan pengamanan selama Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.

Pengaman itu dimulai dengan menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Mansinam Libur Lebaran 1444 Hijriah, Senin (17/4/2023).

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel TM Silitonga mengatakan pengamanan Lebaran tahun ini dikawal personel gabungan. Personel gabungan terdiri dari berbagai unsur antara lain polisi, TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan unsur lainnya.

“Semua bertugas melakukan pengamanan pergerakan masyarakat selama mudik dan perayaan Idul Fitri 1444 hijriah di Papua Barat,” kata Daniel Silitonga saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2023.

Daniel Silitonga mengatakan pemudik tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan sebanyak 45 persen. Untuk itu, seluruh anggota Polri diminta bekerja keras dan ikhlas untuk melakukan pengamanan di pintu-pintu masuk ke Papuan Barat.

“Terjadi peningkatan lantaran masyarakat secara besar-besaran merayakan lebaran bersama keluarga, setelah tiga tahun sebelumnya ada pembatasan akibat pandemi Covid-19,” terangnya.

“Kami minta terus berikan pelayanan di pintu-pintu masuk ke NTB seperti pelabuhan. Pintu masuk ini jadi fokus kami.”

Ia memastikan, personel gabungan telah siap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan aman dan tenang. Ia juga mengimbau pemudik yang datang dari jalur pelabuhan untuk tetap mematuhi imbauan kepolisian. Selain itu, bagi warga Papua Barat yang mudik keluar kota atau daerah agar tetap memperhatikan keamanan rumah saat ditinggalkan.

Sementara itu, Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan 1300 personel yang diterjunkan terdiri dari 700 anggota Polri dan 600-an dari personel gabungan.

“Mereka akan dibagi ke dalam sedikitnya 31 pos. Ada di pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), dan pos terpadu. Pos-pos ini akan melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” katanya.

Ia menuturkan pos tersebut sejak hari ini hingga 14 hari ke depan sudah melakukan tugas-tugas pengamanan arus mudik lebaran.

“Pos-pos tersebut lebih untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga bisa memberikan rasa aman dan nyaman saat mudik lebaran,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang untuk mudik lebaran diperkirakan naik. Di Papua Barat naik berkisar 25-35 persen sedangkan Papua Barat Daya naik berkisar 40 persen. “Kenaikan tersebut sejak Jumat kemarin,” tutup Kokrosono. (AKR)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.