Lintas Papua

Presiden Jokowi Akan Meresmikan Train 3 Kilang Tangguh LNG

MANOKWARI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan meresmikan proyek Train 3 Kilang Tangguh LNG, pada Kamis 23 November 2023.

Hal itu disampaikan Kabag Humas dan Protokoler Setda Teluk Bintuni, Dominggus Patikawa dalam keterangan di Bintuni, Selasa (21/11/2023)

Untuk memastikan kesiapan dan kelancaran acara peresminan itu, Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, bersama Pangdam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI Ilyas Alamsyah Harahap dan Kapolda Papua Barat, Irjen. Pol. Daniel TM Silitonga, meninjau lokasi dan memastikan kesiapan peresmian proyek Train 3 Kilang Tangguh LNG.

“Semua sudah siap untuk kunjungan Bapak Presiden,” kata Dominggus Pattikawa.

Proyek Train 3 Kilang Tangguh LNG diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor energi di Indonesia.

Proyek ini dikelola oleh BP Berau Ltd, proyek ini merupakan objek vital nasional yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri energi dunia.

“Peresmian proyek ini juga diharapkan akan memberikan dorongan signifikan dalam memajukan industri energi nasional dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” ujar Dominggus.

Dalam catatan PAPUABARATNEWS Online, SKK Migas telah mengumumkan pengiriman perdana kargo LNG (liquefied natural gas) yang diproduksi dari fasilitas Train 3 Kilang Tangguh LNG di Papua Barat.

Kargo LNG perdana dikirimkan ke pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pengiriman ini pun turut menandai dimulainya operasi komersil dari proyek pengembangan Tangguh.

Kargo LNG pertama dari Tangguh Train 3 kini tengah berlayar menuju fasilitas regasifikasi PLN di Arun, provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengungkapkan, pengapalan pertama kargo LNG ke PLN ini juga memberikan sinyal positif terhadap daya serap gas dalam negeri.

Tangguh merupakan produsen LNG terbesar di Indonesia dan produksi dari Tangguh Train 3 akan berkontribusi signifikan dalam pencapaian target produksi gas nasional sebesar 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari)  pada tahun 2030.

Dengan bertambahnya kapasitas produksi gas, membuat Tangguh akan memegang peranan penting dalam menjawab kebutuhan energi gas di Indonesia yang terus bertambah. Total produksi gas dari Tangguh kini mencapai lebih dari sepertiga produksi gas nasional. (sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.