Lintas Papua

PT. Pos Salurkan BLT BBM Tahap Pertama di Kaimana

KAIMANA – Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM Tahun 2022 akhirnya resmi diserahkan untuk tahap pertama oleh Kantor Pos Kaimana di Kabupaten Kaimana, akhir pekan lalu.

Penyerahan secara simbolis BLT BBM dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kaimana, Hasbulla Furuada, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kaimana Jacob Surbay.

Kepala Kantor Pos Cabang Kaimana, Husin Iribaram menjelaskan ini merupakan penerimaan BLT BBM Tahap Pertama, yang diberikan untuk Kabupaten Kaimana.

Adapun tahap pertama ini dikhususkan untuk sejumlah wilayah yang mudah dijangkau antara lain Keluarahan Krooy, Kampung Trikora, Kampung Coa, Kampung Tanggaromi, Kampung Sisir dan Kampung Marsi. Wilayah lainnya akan menyusul.

“BLT BBM yang diterima sebesar Rp300.000 bagi setiap KPM. Dana yang disiapkan mencapai Rp 1.010.400.000 untuk 3368 KPM,” kata Husin Iribaram.

Khusus Distrik Teluk Etna dan Distrik Yamor akan dilakukan dua penyaluran bantuan sekaligus yakni, bantuan pangan non tunai dan BLT BBM.

Husin mengatakan pemerintah pusat mempercayakan kembali tanggung jawab kepada PT. Pos Indonesia untuk menyakurkan bantuan sosial. Diakuinya, dengan kepercayaan tersebut, pihaknya akan menjalankan sebaik mungkin tugas yang diberikan secara baik dan benar, pihaknya akan selalu bersinergi dengan semua pihak dalam hal penyaluran BLT kepada masyarakat.

Sementara terkait dengan mekanisme penyaluran BLT BBM hampir sama dengan penyaluran BLT sebelumnya, yaitu penerima manfaat yang terdaftar dan masuk pada penerima manfaat tahap ini akan diberikan undangan bahwa yang bersangkutan menerima bantuan.

“Untuk penyaluran BLT BBM sendiri  ada 4 kali penerimaan yang dibagi dua tahap, yang mana satu kali penerimaan Rp 150 ribu, dua tahap jadinya Rp 300 ribu,” katanya.

Ia berharap ada sinergitas dan kerja sama dengan kelurahan, pemerintah kampung, dan RT untuk penyaluran bantuan sosial ini, terutama dalam hal memberikan informasi kepada warga penerima manfaat.

“Hampir setiap tahun sekitar 500 KPM tidak bisa menerima bantuan yang disalurkan lantaran terlambat atau tidak diinformasikan. Akibatnya bantuan tersebut harus dikembalikan ke kas negara,” ungkapnya.

Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada, mengatakan BLT BBM merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat yang mengalami kesulitan.

“Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat Kaimana, terutama keluarga penerima manfaat. Walaupun nilainya tidak seberapa, jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup yang terus meningkat,” ujarnya.

Hasbulla berharap penyaluran program bantuan sosial ini dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran, yakni sesuai data keluarga penerima manfaat. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.