Lintas Papua

Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Mencapai Rp14 Triliun

MANOKWARI – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat alokasi anggaran Pemilu Serentak 2024 yang telah direalisasikan mencapai Rp14 triliun dari total pagu sebesar Rp30 triliun atau 46,7 persen.

“Anggaran untuk pelaksaan Pemilu 2024 yang sudah direalisasikan sampai tanggal 19 September 2023 sebesar 46,7 persen dari total pagu,” kata Direktur Sistem Perbendaharaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Ludiro saat konferensi pers di Manokwari, Papua Barat, Jumat (29/9/2023).

Ia menjelaskan bahwa anggaran pemilu direalisasikan melalui lembaga penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sebanyak Rp12,6 triliun dari total pagu Rp23,8 triliun.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan seperti pembentukan badan adhoc, penetapan jumlah kursi dan daerah pemilihan (dapil), pengawasan penyelenggaraan pemilu, pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, serta pengelolaan, pengadaan, laporan, dan dokumentasi logistik.

“Anggaran pemilu tentu saja sebagian besar dialokasikan kepada badan penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu,” ujar Ludiro.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga mengalokasikan anggaran pelaksanaan pemilu melalui 14 kementerian/lembaga dengan total pagu Rp6,2 triliun untuk membiayai sejumlah kegiatan seperti pengamanan pemilu, pengawasan dana penyelenggaran pemilu, dan penanganan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Kemudian diseminasi informasi pemilu, sosialisasi pemilu, peliputan terkait pemilu, bimbingan teknis hukum acara peradilan konstitusi, pembuatan pos pemilu, dan diklat terpadu pidana pemilu.

“Realisasi anggaran pemilu yang dialokasikan ke kementerian/lembaga selain KPU dan Bawaslu sudah Rp1,4 triliun dari total pagu yang dianggarkan,” jelas Ludiro.

Ia menerangkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran persiapan dan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 sejak tahun 2022 dengan total dana mencapai Rp70,6 triliun.

Dana tersebut bersumber pada APBN tahun 2022 sebesar Rp3,1 triliun kemudian mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp30 triliun pada APBN 2023, dan RAPBN 2024 sebanyak Rp37,4 triliun.

“Anggaran pemilu disalurkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh Indonesia. Rencana alokasi 2024 meningkat karena sudah masuk tahapan pelaksanaan,” ujar Ludiro.  (SWF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.