Semua Daerah di Papua Barat Berstatus PPKM Level 3

  • Masyarakat diminta patuhi prokes

MANOKWARI – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 14 tahun 2022, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga, dua dan satu maka di Papua Barat, semua kabupaten/kota menerapkan PPKM level 3.

Instruksi Mendagri ini mulai berlaku pada tanggal 1 Maret 2022 sampai dengan tanggal 14 Maret 2022.

Penetapan level wilayah ini berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambah dengan indikator capaian total vaksinasi dosis dua dan lansia.

“Di mana level PPKM kabupaten/kota dinaikkan satu level apabila capaian total vaksinasi dosis dua dan vaksinasi lansia kurang dari 45 persen,” demikian penegasan Inmendagri tersebut, Selasa (1/3/2022).

Dalam instruksi tersebut, Mendagri mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan atau prokes, guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk mengikuti vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan komunitas atau herd immunity.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengingatkan ketentuan aktivitas masyarakat tetap sama dengan sebelumnya selama pelaksanaan PPKM. “Kegiatan masyarakat tidak mengalami perubahan dalam masa perpanjangan PPKM kali ini,” kata Safrizal dalam keterangan tertulis, Selasa (1/3).

Safrizal mengingatkan sejumlah ketentuan yang sudah berlaku. Misalnya kegiatan di tempat umum wajib menunjukkan bukti vaksin termasuk bagi anak usia 6-12 tahun. “Secara paralel, percepatan vaksinasi juga perlu dilakukan bagi daerah yang capaiannya masih di bawah 70 persen dosis pertama dan 50 persen dosis kedua,” papar dia.

Safrizal juga mengingatkan seluruh kepala daerah menyiagakan posko covid-19 di rukun tetangga/rukun warga (RT/RW). Termasuk posko di desa dan kelurahan melalui koordinasi aparat kewilayahan. “Yang semuanya bermuara pada konsistensi pelaksanaan disiplin protokol yang ketat,” tutur dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat, Selasa (1/3/2022), terdapat penambahan 139 orang pasien positif Covid-19, sehingga total kasus aktif sebanyak 2.092 orang. Dengan demikian total kasus aktif sejak awal pandemi menjadi 29.443 orang. Sedangkan pasien positif yang sembuh bertambah 339 orang total 26.988 orang. Sementara total pasien positif yang meninggal dunia sebanyak 363 orang. (PB1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: