Lintas Papua

Tak Puas Dengan Kebijakan Bupati, Massa Geruduk Kantor DPRD Kaimana

KAIMANA – Sekelompok massa aksi yang tergabung dalam  Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Kabupaten Kaimana berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaimana, Rabu (19/10/2022).

Massa aksi yang bergerak mulai dari Pasar Baru menuju gedung wakil rakyat itu menyoroti sejumlah kebijakan dan program Pemda Kaimana yang dinilai sangat politis dan merugikan masyarakat.

Koordinator Aksi, Yustus Murmana mengatakan, pihaknya mempunyai sejumlah tuntutan terkait program yang sudah diluncurkan Pemda Kaimana. Salah satunya adalah program bantuan Rp 4 miliar di Kampung Wetuf, Distrik Teluk Arguni.

Menurut Yustus, program bantuan tersebut terlalu dipolitisasi. Pasalnya masyarakat yang tidak memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kaimana pada Pilkada 2020 lalu, tidak diakomodir untuk menerima program bantuan tersebut.

“Apabila buat program dan kebijakan untuk masyarakat, maka seharusnya untuk semua. Kalau  akhirnya hanya untuk orang-orang tertentu saja, sudah tentu program tidak pro rakyat dan tidak tepat sasaran,” katanya.

Yustus meminta DPRD Kaimana, secara khusus Ketua DPRD, mengevaluasi program bantuan tersebut. Sebab menurut Yustus, DPRD yang bertanggungjawab karena menyetujui program bantuan Rp 4 miliar untuk setiap kampung yang diusulkan oleh Pemerintah daerah dalam APBD 2022.

“Kami mau sampaikan bahwa apa yang bapak sahkan waktu lalu, seperti itu yang dialami masyarakat. Program bantuan yang turun terlalu dipolitisasi, sehingga sebagian masyarakat hanya sebagai penonton,” paparnya.

Selain program bantuan Rp4 miliar per kampung, kata Yustus, pihaknya juga menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang dinilai kian menyusahkan masyarakat di tengah kenaikan harga   BBM.

Sayangnya, tidak ada anggota DPRD yang menemui dan menerima aspirasi serta tuntutan massa aksi itu.

Penanggung Jawab Aksi Saridin Tefruan mengaku kesal karena tidak bisa menemui para wakil rakyat itu. Ia mengaku, sebelumnya sudah menyurat kepada pimpinan DPRD, namun tidak diindahkan.

“Setelah aksi hari ini (kemarin, red), kami akan melakukan konsolidasi ke masyarakat. Kami akan kembali dengan massa yang lebih besar dan menduduki kantor DPRD, tempat dimana aspirasi kami disampaikan dan didengarkan,” katanya. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.