Lintas Papua

Tiga Anggota KKB Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

JAYAPURA – Tiga anggota kelompok kriminal bersenjata ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dua warga di Distrik Deikai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 30 April 2023. Ketiganya dijerat dengan Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pembunuhan berencana.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar Donny Go saat dihubungi dari Jayapura, Papua, Rabu (17/5/2023), mengatakan, ketiga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) itu telah ditahan di Markas Polres Yahukimo sejak ditangkap pada 4 Mei 2023 lalu. Inisial ketiga tersangka adalah MM, ES, dan YS.

Donny memaparkan, dari hasil pemeriksaan sebenarnya terdapat lima anggota KKB yang terlibat pembunuhan dua warga di Deikai pada tanggal 30 April lalu. Dua pelaku lainnya masih kabur hingga kini.

Adapun kedua korban bernama Yonathan Arruan dan Asri Obet. Mereka diserang sekitar pukul 10.00 WIT. Warga setempat menemukan jenazah kedua korban di belakang rumah Yonathan.

”Satgas Damai Cartenz masih berupaya mengejar dua pelaku lainnya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 340 KUHP karena adanya pembunuhan berencana terhadap dua korban,” papar Donny.

Ia menuturkan, Polres Yahukimo telah memulangkan 16 orang dari 22 warga yang ditangkap di dua rumah pada Selasa (16/5/2023) dini hari. Sementara enam orang masih menjalani pemeriksaan di Markas Polres Yahukimo.

Sebelumnya Satgas Penegakan Hukum Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menangkap 22 orang yang diduga simpatisan KKB di Distrik Deikai, ibu kota Yahukimo. Penangkapan puluhan orang ini terkait dengan sejumlah kasus penyerangan warga di Deikai, ibu kota Yahukimo.

Data Polres Yahukimo dari Februari hingga awal Mei tahun ini, terjadi lima kali serangan KKB terhadap warga di Deikai, ibu kota Yahukimo. Dalam lima peristiwa ini, lima warga tewas dan tiga warga luka berat.

”Dari hasil pemeriksaan, 16 orang ini tidak terbukti terkait dengan sejumlah kasus penyerangan warga di Deikai. Sementara enam orang ini masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami keterlibatan mereka,” ujar Donny.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli berpendapat, penangkapan sejumlah warga di Deikai merupakan upaya penegakan hukum dari pihak berwajib. Hal ini demi meredam kasus kekerasan terhadap warga yang sering terjadi di Deikai pada tahun ini.

”Polisi mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi kekerasan terhadap warga. Sebab, peristiwa ini terjadi di Deikai yang menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi Kabupaten Yahukimo,” ucap Didimus. (KOM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.