340 Siswa Dikmata Kodam Kasuari Sandang Status Prajurit

RANSIKI, papuabaratnews.co – Sebanyak 340 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Kodam XVIII Kasuari resmi menyandang status prajurit.

220 di antaranya menjalani pendidikan di Rindam XVIII Kasuari, sementara 120 siswa lainnya dididik di Rindam XVI Pattimura.

Lulusnya 340 siswa tersebut, ditandai dengan upacara penutupan Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) Kodam XVIII Kasuari, di Rindam XVIII Kasuari, Distrik Momiwaren, Manokwari Selatan, Sabtu (10/4/2021).

Panglima Kodam (Pangdam) Kasuari I Nyoman Cantiasa mengatakan, dengan dilantiknya 340 siswa menjadi prajurit, ada perubahan status serta tanggungjawab yang harus diemban.

“Sudah ada perubahan status dari masyarakat sipil menjadi militer, sehingga menjadi bagian dari TNI AD yang siap mengabdilan diri kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Diungkapkannya, setelah menyandang status prajurit, 340 siswa Dikmata tersebut akan melanjutkan pendidikan lanjutan kejuruan, sesuai dengan klasifikasi psikologi yang dimiliki.

“Penetuan pendidikan lanjutan kejuruan didasari juga minat, bakat, potensi, oleh setiap prajurit,” ujarnya.

Lanjut dia, menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19, 340 prajurit tersebut tidak akan mendapatkan cuti pendidikan.

“Wabah virus corona ini semakin hari semakin meningkat. Hal tersebut untuk kebaikan prajurit, agar terhindar dari covid-19, dan bisa melanjutkan pendidikan selanjutnya dalam keadaan sehat,” tandasnya. (PB24)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 12 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: