Ancaman Likuifaksi Tersebar di Beberapa Wilayah Mansel

RANSIKI, papuabaratnews.co – Bencana gempa bumi merupakan ancaman nyata bagi warga Manokwari Selatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Mansel Anwar Mandacan mengungkapkan, selain menimbulkan potensi tsunami, gempa bumi juga bisa mengakibatkan terjadinya pergerakan lumpur hidup atau likuifaksi. Dari pemetaan yang ditunjukan Anwar ada beberapa wilayah di Mansel yang masuk kategori sangat tinggi terhadap ancaman likuifaksi.

“Mayoritas di wilayah Distrik Ransiki. Jadi ini pergerakan lumput hidup, seperti yang terjadi di Kota Palu,” tuturnya, Kamis (18/3/2021)

Anwar berujar, dengan masuknya wilayah Mansel dalam kategori rawan gempa bumi, meningkatkan resiko terjadinya pergerakan lumpur hidup.

“Kita di Mansel memang dari duluh sudah rawan bencana gempa bumi. Nah pergerakan ini yang kemudia memicu likuifaksi,” ungkapnya.

Untuk itu menurut Anwar, warga Mansel harus lebih memperhatikan tanah yang akan dimanfaatka untuk membangun rumah. “Daerahnya dilihat, kalau perlu bisa konsultasi ke kita di BPBD. Selain itu kekokohan bangunan juga harus diperhatikan,” kata Anwar.

Sementara itu, Bupati Markus Waran mengatakan, setiap bencana di Mansel harus tetap diwaspadai bersama. “Tidak juga harus terlalu takut, tapi kita tetap waspada,” tukasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 19 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: