Bupati Waran Serukan Solidaritas  selama Ramadan

RANSIKI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari Selatan Markus Waran meminta warganya  untuk menjaga solidaritas dan toleransi antar umat beragama selama umat muslim melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1442 Hijriah.

“Saya ajak kita semua, khususnya pegawai di lingkup Pemda Mansel, mari kita jaga solidaritas dan toleransi bagi saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ini langkah mengamalkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Bupati Waran saat memberi arahan pada pelaksanaan apel gabungan, di Halaman Kantor Bupati Mansel, Ransiki, Jumat 16 April 2021.

Agar pelaksanaan ibadah puasa umat muslim di Mansel bisa tenang dan khusuk, maka dukungan dari umat beragama yang lain sangat diharapkan.

Bupati Waran menyebut seluruh masjid di Mansel dan sekitarnya dibuka bagi umat muslim yang akan melaksanakan shalat tarawih, namun dengan syarat mutlak yaitu harus menjaga dan menaati protokol kesehatan.

“Hal itu menindaklanjuti Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2021 (1442 Hijriyah),” ujarnya.

Dia menambahkan, pada bulan puasanya ini, sesuai dengan surat yang dikeluarkan KemenPAN-RB, sudah menetapkan waktu kerja bagi pegawai. Sehingga, setiap pegawai yang tengah menjalankan puasa, dapat maksimal dalam menjalankan ibadah.

“Ini kesepakatan bersama melalui surat MenPAN-RB. Jadi bekerja sesuai waktu yang ditetapkan khusus di bulan puasa ini,” jelas Waran.

Menurut Waran, di tengah pandemi Covid-19 ini, menjadi tantangan tersendiri bagi pegawai yang muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Untuk itu Waran meminta, agar setiap pegawai yang berpuasa, agar bisa menjaga kondisi fisik tetap prima.

Selain itu, Waran juga meminta kepada setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengatur setiap staf sesuai dengan kondisi daya tampung kantor masing-masing.

“Harus disesuaikan dengan fisik kantor yang ada. Jangan sampai ada kerumunan di dalam kantor sehingga berakibat pada kenyamanan pegawai dalam bekerja di tengah pandemi ini,” kata Waran.

Meski begitu, Waran berharap kinerja dari setiap pegawai tetap dimaksimalkan selama bulan puasa ini. Apalagi menurut dia, dengan hadirnya 845 CPNS ini, bisa menopang kinerja di setiap OPD.

“Ada pemangkasan waktu kerja selama puasa ini, tapi pelayanan kepada masyarakat juga harus dimaksimalkan. Kita ada ketambahan 845 CPNS, jadi logikanya harus ada peningkatan dalam pelayanan. Jangan sampai, tidak ada pengaruhnya sama sekali. Ini daerah kita bersama. Rumah kita bersama. Para CPNS harus tanamkan betul. Jangan bekerja setengah-setengah. Mari kita berikan pelayanan terbaik guna membangun bersama daerah yang kita cintai ini,” paparnya. (PB24)

 

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 19 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: