Gubernur Mandacan Tinjau Vaksinasi Massal di Mansel

RANSIKI, papuabaratnews.co – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Manokwari Selatan, Kamis (22/7/2021).

Gubernur terlihat hadir bersama Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing di dua titik pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal, yaitu Gereja Getsemani Oransbari dan Pendopo Kantor Bupati Mansel di Ransiki.

Gubernur mengatakan, pejabat negara harus menjadi contoh pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat.

“Kalau pejabat belum divaksin, akan susah meyakinkan masyarakat untuk ikut vaksinasi. Saya juga sudah vaksin bahkan di awal-awal pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, masyarakat Papua Barat harus bersyukur, sebab stok vaksin Covid-19 selalu tersedia.

“Di daerah lain warga berebutan untuk bisa divaksin. Di sini stok vaksin banyak, jadi harus dimanfaatkan,” ujarnya.

Pemprov Papua Barat menargetkan cakupan vaksinasi mencapai 50 persen pada  Agustus mendatang.

“Sekarang ini cakupan kita ada di angka 25,6 persen. Juli nanti kita target sudah 30 persen, dan Agustus sudah 50 persen. Kita berharap angka cakupan vaksinasi ini akan terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menekankan, sekarang ini wilayah Papua Barat harus mewaspadai hadirnya varian Delta Covid-19.

“Varian baru ini cepat sekali penyebarannya. Oleh karena itu kita harus lawan bersama. Jadi harus kenali dirimu, kenali lawanmu. Kita sekarang sudah tahu lawannya kita itu Covid-19. Jadi strategi yang dicanangkan pemerintah yaitu akselerasi vaksinasi. Itu yang harus kita dukung bersama,” paparnya.

Cantiasa kemudian berharap setiap elemen masyarakat tidak termakan isu negatif terkait program vaksinasi ini.

“Pak Gubernur sudah vaksin, Pak Bupati Mansel sudah vaksin, jadi tidak mungkin menjerumuskan warganya. Saya juga sudah divaksin, begitu juga dengan Pak Kapolda. Jadi kita juga tidak mungkin menjerumuskan anak buah kami,” jelasnya.

Senada, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing menerangkan, setiap pemuka masyarakat harus menjadi yang terdepan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait vaksinasi ini.

“Kita harus sama-sama bekerjasama. Karena sinergisitas adalah kunci untuk menghadapi Covid-19. Karena sampai saat ini, solusi yang harus kita maksimalkan adalah vaksinasi,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolda, harus ada perubahan mekanisme dalam pelaksanaan vaksinasi di daerah.

“Anjuran dari Mendagri, vaksinasi selama ini dari atas langsung dipasok ke bawah. Kalau sekarang, upayakan dulu sebelum vaksin dipenuhi, kalau bisa di Mansel gunakan vaksinasi berbasis kampung. Terus informasi harus jelas dari pimpinan daerah. Jangan sampai masyarakat dapat informasi yang tidak jelas,” tandasnya. (PB24)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 23 Juli 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: