Keberadaan Pasar Ikan Diharapkan Bisa Mengontrol Harga Jual Nelayan

MANSEL, papuabaratnews.co – Dinas Perikanan Kabupaten Manokwari Selatan berharap dengan dikebutnya pemanfaatan Pasar Ikan di Distrik Ransiki bisa berdampak pada harga jual dari nelayan.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Mansel Ahmad Amir mengatakan, hingga kini harga jual ikan dipatok langsung dari nelayan, tanpa mempertimbangkan banyak atau minimnya hasil laut yang diperoleh.

“Nelayan disini patok harga begitu. Itu bukan standar harga baku, karena itu keputusan nelayan,” tuturnya, Senin (8/3/2021).

Dia menuturkan, seiring rampungnya persiapan pasar ikan di Distrik Ransiki, kedepan pihaknya bisa membuat regulasi guna mengontrol harga jual ikan di pasar. “Nanti dengan adanya pasar ikan itu berfungsi, mungkin nanti bisa dikontrol (harga ikan, red).

“Kalau untuk regulasi memang kita belum sampai ke sana namun tetap punya kapasitas untuk itu. Tapi tetap akan diupayakan. Setidaknya harga jual bisa terkontrol,” katanya lagi.

Menurut dia, seharusnya para nelayan bisa menyesuaikan harga jual ikan dengan hasil tangkapan yang diperoleh. “Prinsipnya ikan di pasar harus mengikuti musim,” ungkapnya.

“Nelayan sudah tetapkan harga, jadi dari dinas mengakomodir saja. Kedepan tinggal menyesuaikan dengan perkembangan. Karena satu sisi kita lihat kepentingan masyarakat, satu sisi kita lihat kepentingan nelayan. Jadi harus kita temukan solusinya,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 10 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: