Perekrutan CPNS 2019 Tetap dengan Skema 80:20

RANSIKI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari Selatan Markus Waran memastikan akan tetap menerapkan skema 80 persen OAP dan 20 persen non OAP, dalam perekrutan CPNS di daerah itu.

Menurut Waran, itu adalah aturan untuk wilayah Papua dan Papua Barat, yang sudah disepakati dengan KemenPAN RB serta BKN.

“Sama juga, tetap 80:20 (pembagian kuota),” tuturnya, akhir pekan lalu.

Meski tidak merinci total usulan formasi untuk perekrutan CPNS 2019, Waran menjelaskan, Pemda Mansel akan menunggu kesiapan Kanreg XIV Papua Barat.

“Formasinya sudah diusulkan. Waktu akan disesuaikan dengan Kepala Kanreg XIV agar datanya dimasukan. 2019 sendiri, 2020 sendiri. Yang 2020 bisa menyusul juga,” ujarnya.

Waran menambahkan, seleksi CPNS 2019 nantinya akan menggunakan sistem offline di internal kabupaten.

“Dibuka umum, tapi offline di Mansel saja,” jelasnya.

Lanjut Waran, Pemda Mansel juga akan mempercepat proses perekrutan P3K.

“Itu bagi guru-guru dan pegawai honorer yang usianya sudah melewati batas untuk jadi PNS,” ucapnya.

Meski begitu, Waran menekankan, setiap kebijakan yang diambil Pemda Mansel, harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Pasalnya, sebagai daerah baru, masih banyak hal yang harus dibangun di daerah tersebut.

“Cuma kita juga harus melihat anggaran daerah. Mansel ini kabupaten baru, jadi banyak hal yang harus dibangun. Jadi tidak hanya fokus pada anggaran belanja pegawai,” terangnya. (PB24)

 

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 20 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: