Sekda Sebut Cakupan Vaksinasi di Mansel Belum Maksimal

RANSIKI, papuabaratnews.co – Sekda Manokwari Selatan (Mansel) Hengky Tewu mengatakan cakupan vaksinasi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di daerah itu dinilai belum maksimal.

Menurut Tewu, kendala utama yang harus dihadapi, minimnya ketersediaan vaksin yang dipasok pemerintah pusat.

“Kita di Papua Barat selalu terkendala dengan ketersediaan vaksin. Makanya cakupannya masih rendah,” tuturnya akhir pekan lalu.

Tewu mengatakan, vaksinasi tahap ketiga ini juga bisa saja molor. Pasalnya, pemasok vaksin yakni India tengah dalam keadaan tidak baik.

“India juga lagi porak-poranda. Kemungkinan bisa saja molor. Kalau kemungkinan pakai vaksin baru, yang penting aman,” ujarnya.

Ke depannya, lanjut Tewu, apabila pasokan vaksin sudah ada, Pemda Mansel akan memprioritaskan kelompok lansia sebagai target penerima vaksin.

“Kemarin pelayanan publik dan sebagian guru sudah. Warga senior atau lansia kita akan vaksin juga. Kalau di provinsi alokasi vaksinnya bagi yang sudah terdaftar,” jelasnya.

Disinggung terkait swab tes di sekolah sebagai evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Tewu menekankan, pihaknya akan lebih fokus pada pelaksanaan vaksinasi.

“Yang kita mau lakukan adalah perbanyak yang divaksin dulu. Karena biaya tes swab dengan vaksinasi tidak terlalu beda banyak. Karena itu kita mau pastikan syarat pembukaan sekolah tatap muka yakni para pendidiknya sudah divaksin,” tegasnya. (PB24)

 

*Berita ini telah diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 26 April 2021.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: