Diberi Tupoksi Pengadaan PJU, DPKP Segera Lakukan Survei

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dengan dialihkannya tupoksi pengadaan penerangan jalan umum (PJU) dari Bagian Perekonomian Daerah (Perekda) kepada Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) pada tahun anggaran 2021, maka pihak DPKP akan melakukan survei lapangan untuk melihat titik-titik mana saja yang membutuhkan penerangan jalan umum.

“Kita akan evaluasi survei ke lapangan, titik mana yang sangat membutuhkan lampu penerangan jalan umum ini. Menurut informasi aspirasi dari dewan untuk tahun anggaran 2021 ini, mereka sudah alokasikan pembangunan lampu jalan yang teralokasi di dinas perhubungan tahun 2021,” terang kepala DPKP, Albert Simatupang saat dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021).

Simatupang menjelaskan, pihaknya telah bertemu secara lisan dengan Bagian Perekda yang selama ini menangani pembaungan lampu jalan, bahwa untuk pembangunan lampu jalan di tahun anggran 2021 akan dikelola dinas Perhubungan.

“Terkait hal tersebut, kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini DPA belum dibagi. Hanya sebatas penyampaian bahwa tupoksi itu ada di dinas perhubungan. Apakah terealisasi dari tupoksi itu diakomodir dalam DPA atau tidak, itu belum jelas. Tetapi secara lisan Kabag Perekda telah menyampaikan hal itu di Bappeda,” ungkap Simatupang.

Sebelumnya, Kepala Bagian Perekda Setda Kabupaten Manokwari, Rishard H. Alfons saat ditemua Papua Barat News belum lama ini juga menjelaskan, peralihan tersebut karena adanya perubahan sistem baru yakni SIPD. Meski telah dilimpahkan namun belum ada kesepakatan antara Perekda dan DPKP terkait pembagian kewenangan lampu-lampu jalan.

“Untuk rumah masyarakat sementara belum, karena belum ada kesepakatan. Mengingat karena adanya perubahan sistem dari Simda ke SIPD. Sampai sejauh mana kewenangan antara dinas perhubungan dan perekda itu belum ada kesepakatan,” jelasnya.

“Jadi saat ini apapun yang berhubungan dengan jalan termasuk lampu jalan, maka itu menjadi kewenangan dinas perhubungan,” lanjutnya.

Alfons menyebutkan, sebanyak sekira 160 lampu jalan telah terpasang pada tahun 2020, yang tersebar dibeberapa titik hingga Kampung Mokwam, Saray, Distrik Manokwari Utara dan wilayah dalam kota.

“Tahun ini lebih banyak aspirasi dan otsus dan otsus. Jumlah 160-an itu sesuai dengan target anggaran. Karena untuk tahun sebelumnya ada besarannya dulu baru kita lelang, sekarang sudah tidak, kita menetapkan lokasi terlebih dahulu dan selanjutnya lakukan lelang,” sebutnya.

Pengadaan tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan Otsus, dengan total anggarannya berkisar Rp. 5 Miliar.

“Dari Otsus Rp. 1,5 juta dan sisanya dari DAU. Untuk relisasi anggarannya tidak 100 persen, karena tender pengajuan dari masing-masing rekanan,” tukas Alfons.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 4 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: