Disdukcapil Batasi Pelayanan ‘Jemput Bola’ KIA

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil) membatasi pelayanan ‘jemput bola’ untuk perekaman Kartu Identitas Anak (KIA) ke sekolah-sekolah.

Plt Kadisdukcapil Manokwari, Sikhalik menerangkan, sebelumnya pihaknya rutin melaksanakan pelayanan ‘jemput bola’, namun dengan adanya pandemi Covid-19 membuat pelayanan tersebut terpaksa dibatasi.

“Sebelum pandemi kita cukup merespon permintaan. Tetapi dengan adanya pandemi ini banyak anak-anak yang tidak sekolah, sehingga menyulitkan kami untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah,” terangnya, Kamis (25/3/2021).

“Untuk sementara palayanan KIA kita batasi, kecuali yang datang ke kantor,” jelas Sikhalik.

Adapun syarat dalam pengurusan KIA, cukup kartu keluarga (KK), karena dalam kartu keluarga anak sudah mempunyai NIK. Adapun persyaratan lainnya, yakni wajib melakukan foto jika anak tersebut berumur diatas 5 tahun.

Sikhalik menyebutkan, pencapaian KIA tahun 2020 tercapai 20 persen, dan saat ini turun lagi menjadi 16 persen lebih.

“Diakibatkan karena banyaknya anak yang baru lahir dan belum terlayani. Pelayanan KIA stagnan, sehingga target 20 persen yang dicapai pada tahun 2020 menurun,” sebutnya.

Sementara itu, pihaknya tetap memprogramkan pelayanan KIA setiap tahunnya.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena itu program nasional sehingga kita harus laksanakan sesuai petunjuk dari pusat,” tandasnya.(PB19)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 26 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: