DLH Belum Terima Dokumen UKLUPL TPA Hamawi

RANSIKI, papuabaratnews.co – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari Selatan, Muhammad Amir, mengaku pihaknya belum menerima dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKLUPL) tempat pembuangan akhir (TPA) di Hamawi dari Bappeda untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.

“Dokumen UKLUPL belum ada, belum diserahkan ke kami,” kata Muhammad Amir.

Amir menjelaskan, apabila dokumen UKLUPL itu telah berada di DLH, maka akan segera dilakukan pemeriksaan dan penilaian, termasuk mengikuti presentasi oleh Bappeda sekaligus menjaring masukan dari warga dan melakukan perbaikan bilamana masih terdapat kekurangan.

”Kalau sudah ada dokumen mereka presentasi kami yang tanggapi, mana yang kurang tinggal dibenahi,” terang Amir.

Setelah UKLUPL rampung, kata Amir, barulah DLH mengeluarkan surat pembuatan izin lingkungan untuk dimulainya pembangunan TPA itu.

Amir mengaku rencana pembangunan TPA Hamawi sedang dalam tahap pelelangan di Provinsi Papua Barat.

“PU sudah berkoordinasi dengan Pemprov, dan proses lelang sedang berjalan. Rencana tahun ini juga akan dibangun,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Bappeda Mansel Erick Paiki mengklaim bahwa dokumen awal UKLUPL telah selesai dikerjakan oleh konsultan. Menurutnya dokumen UKLUPL itu hanya menunggu diperiksa tim dari Dinas Lingkungan Hidup untuk menilai apakah sudah seluruhnya sesuai atau perlu ada perbaikan.

Apabila hasilnya dinyatakan sesuai, sambung Paiki, maka dokumen itu akan diserahkan kepada pihak Balai Cipta Karya untuk selanjutnya dipakai sebagai dasar untuk dimulainya pembangunan TPA itu.

Sabtu akhir pekan lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Manokwari Selatan mengerahkan alat berat untuk mempersiapkan lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) di Hamawi Distrik Ransiki.

Amir menjelaskan langkah itu sebagai tindak lanjut atas koordinasi antara DLH dan DPUPR guna mempersiapkan lahan untuk TPA yang baru.

“Dinas Pekerjaan Umum sudah mengerahkan alat berat ke lokasi. Mereka akan segera mengeksekusi dengan melakukan pembongkran disana untuk lokasi TPA,” kata dia.

Pantauan Papua Barat News di lokasi, DPUPR sudah mulai melakukan pembongkaran lahan untuk pembangunan TPA dengan menggunakan alat berat. (PB24)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: