Organisasi Ojek Diminta Lakukan Pendataan Anggota

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (DPKP) Manokwari, Albert Simatupang mengimbau organisasi ojek di Manokwari untuk mendata kembali anggotanya yang aktif dan melaporkannya ke DPKP.

Simatupang Menjelaskan, pihaknya akan berinisiasi untuk menata organisasi ojek guna melayani masyarakat Manokwari dengan tertib dan nantinya dapat diakomodir dalam sebuah regulasi.

Kata Simatupang, pihaknya sudah mengonsepkan  regulasi tersebut dan telah diserahkan ke bagian hukum, namun hingga saat ini belum terealisasi.

“Saat itu terkendala diproses waktu, karena konsep itu sudah masuk di Bagian Hukum untuk diterbitkan perda tetapi sampai saat ini belum terealisasi. Semoga tahun depan kami dapat mengusulkan kembali perda itu. Kalau nanti ada benturan akan kita upayakan dalam sebuah perbup,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/8/2020).

Lebih lanjut, dalam Undang-Undang lalulintas menyatakan bahwa ojek bukanlah angkutan umum. Namun, kata Simatupang, konteks budaya dan sosial di Kabupaten Manokwari sangat berbeda dengan daerah lain. Kendati demikian pihaknya akan bersinergitas dengan para organisasi ojek untuk duduk bersama.

“Berhubung masih berada ditengah pandemi, kita jalan saja dulu. Sebenarnya sebelum membentuk organisasi ojek seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait, sehingga bisa kami kaji,” ungkapnya.

Disebutkan Simatupang, tahun ini pihaknya belum menerima data terkait jumlah pejasa ojek di Manokwari.

“Kami belum menerima data terkait berapa jumlah pejasa ojek yang aktif. Sebagai penanggung jawab dari transportasi, seharusnya kami mendapat laporan terkait data dari para organisasi ojek,” tandasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: