PLN Komitmen Optimalkan Kelistrikan di Manokwari

  • Dorong pertumbuhan ekonomi

 

MANOKWARI, PB News – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah berkomitmen memberikan inovasi dalam pelayanan kelistrikan bagi pelanggan potensial yang hadir dan berinvestasi.

General Manager PLN Area Manokwari Sulisiyo, mengatakan, penyelenggaraan customer gathering bertujuan menjalin sinergitas antara pihaknya dengan para pelanggan lama dan baru. Sehingga, layanan kelistrikan dalam dunia bisnis bisa tercapai dengan optimal.

“Kami (PLN,red) juga undang calon pelanggan potensial, supaya bisa bersinergi. Jadi kalau ada produk baru kami sampaikan, dan kalau ada keluhan pun kami minta tolong segera disampaikan,” ujar dia, saat dikonfirmasi Papua Barat News, di sela-sela pelaksanaan gathering customer, Jumat (6/7/2018).

Sulisiyo mengatakan, surplus daya yang dimiliki sebesar 9 megawatt mampu menampung ekspansi bisnis dengan skala besar. Pasokan listrik PLN Manokwari mencapai 32.000 KW atau 32 MW, sedangkan kebutuhan listrik di wilayah tersebut hanya berkisar antara 21 MW hingga 25 MW. Jaringan kelistrikan beberapa waktu lalu mengalami gangguan karena suplay listrik dari PT SDIC Manokwari terhenti sementara, karena adanya pembaharuan nilai kontrak pembelian daya dari perusahaan itu. Dia melanjutkan, layanan kelistrikan kembali normal sejak April 2018 hingga kini dan mengalami surplus. Dengan demikian, kondisi kelistrikan di Manokwari aman dan siap melayani pengembangan bisnis para investor dengan skala besar. Ke depannya, dia menjelaskan, pihak PLN juga berencana melakukan penambahan daya sebesar 20 megawatt di tahun 2018, sehingga penggunaan aliran listrik bagi pengembangan bisnis tidak dibatasi.

“Beban rendah jadi yang 5 megawaat kami stop dulu, ready 3,5 megawaat dan ada perbaikan PLTMG Prafi masih 2,5 megawatt lagi. Yang dari SDIC itu kami tetap optimalkan, yang kami kurangi itu operasional menggunakan bahan bakar minyak (mesin diesel,red),” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten Manokwari Demas P Mandacan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Manokwari Harijanto Ombesapu, sangat mengapresiasi langkah strategi PLN dalam mendorong perekonomian daerah dengan memberikan pelayanan kelistrikan yang maksimal.

Melalui acara customer gathering, lanjut dia, silaturahmi antara pelanggan  dan PLN semakin baik.

“Melalui kegiatan seperti ini (customer gathering, red) dapat digali lebih dalam lagi masukan dan saranyang didapatkan dari pelanggan selama menggunakan listrik dari PLN,” ucap dia.

Upaya mewujudkan catur cita tenaga kelistrikan yang berkecukupan, kompetitif, berkelanjutan, dan merata menuju Manokwari terang, maka sangat diperlukan koordinasi dan komunikasi yang intens. “Sehingga, pelayanan prima kelistrikan bisa tercapai sebagai wujud komitmen untuk memuaskan pelanggan dengan pelayanan listrik yang handal dan berkualitas,” tutur Harijanto.

Selain itu, dirinya meminta pelayanan prima kelistrikan bisa diterapkan di seluruh perkampungan di Kabupaten Manokwari yang belum mendapatkan pasokan kelistrikan. Dan dalam merealisasikan rasio elektrifikasi, tentunya diperlukan komitmen dan kerjasama antara pemerintah kabupaten dan pemerintah kampung dalam membuka akses jalan.

“Lebih diharapkan dapat melayani masyarakat di kampung-kampung untuk menuju 100 persen rasio elektrifikasi,” ujar dia.

Terlihat bahwa banyak komitmen PLN yang sudah menunjukan kemajuan signifikan, maka masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam rencana menuju Manokwari terang.(PB15)

 

(Berita ini telah terbit di harian Papua Barat News edisi Sabtu 7 Juli 2018)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: