SMA 1 Manokwari Terapkan Metode Online untuk PPDB

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manokwari untuk tahun pelajaran 2020/2021 hanya dilakukan secara online, dan berada langsung di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.

“Pelaksanaan pendaftaran untuk tahun ajaran baru ini dilakukan melalui website http://ppdb.disdikpabar.id milik Dinas Pendidikan Papua Barat mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 29 Juni 2020. Kita tidak membuka pendaftaran secara offline,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda P. Mandobar, saat ditemui Papua Barat News, Jumat (12/6/2020).

Dalam proses penerimaan tersebut, kata dia, telah dibentuk panitia yang terdiri dari pihak Dinas Pendidikan dan pihak sekolah sebagai verifikator yang bertugas melakukan verifikasi berdasarkan persyaratan yang sudah ditetapkan.

Penerimaan PPDB pada lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut, terdiri dari empat jalur yaitu jalur zonasi dengan jatah sebesar 50 persen, jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi sebesar 15 persen dan jalur perpindahan orang tua sebesar 5 persen.

“Total PPDB yang akan kami terima sebanyak 288 orang. Sehingga pembagiannya berdasarkan prosentase adalah jalur zonasi 144 orang, jalur prestasi 86 orang, jalur afirmasi 43 orang dan jalur perpindahan orang tua 15 orang,” jelas Lucinda.

Jalur zonasi atau reguler, sambung dia, harus dibuktikan dengan kartu keluarga yang menunjukkan bahwa calon siswa yang bersangkutan benar-benar berada dalam zona belajar SMA Negeri 1 Manokwari yang meliputi wilayah Jl. Pahlawan, area Perkantoran, Seakan Perkebunan, Marina, Amban, Amban Pantai, Padarni, Kawasan Kota hingga Pasir Putih.

Untuk jalur prestasi, dirinya mengatakan bahwa pihaknya dimungkinkan untuk menerima calon siswa yang tidak berdasarkan pada zona sekolah.

“Siswa yang mendaftar lewat jalur prestasi ini nantinya akan kita lakukan perengkingan. Jika sudah memenuhi kuota 30 prosen dari 288 orang, maka yang lainnya tidak lagi kita terima,” ucap Lucinda.

Selain itu, calon peserta didik yang mengikuti jalur afirmasi harus dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Semantara untuk jalur perpindahan orang tua, lanjut Lucinda, calon peserta didik yang bersangkutan harus menunjukkan surat pindah orang tua ke Manokwari dan berada dalam zona belajar SMA Negeri 1 Manokwari.

Ketika dikonfirmasi tentang biaya penerimaan PPDB, dirinya menegaskan bahwa tidak ada biaya apapun yang diberlakukan oleh pihak sekolah karena pendaftaran hanya dilakukan secara online dan berada di bawah koordinasi langsung Dinas Pendidikan.

“Kami tidak memungut biaya sama sekali. Hanya nanti setelah diterima, baru ada biaya yang berhubungan dengan komite dan lain sebagainya,” ucap dia.

“Nanti setelah pengumuman hasil yang masih harus menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan, kami akan membuka pendaftaran ulang bagi PPDB yang sudah dinyatakan lulus. Pendaftaran ulang juga akan dilakukan secara online melalui website sekolah yang akan kita sampaikan kemudian,” tambah dia.

Lucinda lebih jauh menjelaskan bahwa batasan penerimaan peserta didik di tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 288 orang merupakan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di lembaga pendidikan tersebut.

“Kami tentu menginginkan agar kualitas pendidikan dan prestasi sekolah ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu proses pembelajaran di kelas juga menjadi lebih maksimal. Oleh karena itu kami berharap kepada segenap orangtua dan calon peserta didik siap menerima apabila tidak diterima di sekolah ini nanti. Toh masih banyak sekolah lain yang ada di kota ini,” pungkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: