NASIONAL

DPR-Pemerintah Didesak Buka RKUHP ke Publik

JAKARTA – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta DPR dan pemerintah memastikan proses legislasi Rancangan Undang-Undang KUHP (RKUHP) berlangsung transparan dan partisipatif. Proses ini penting dalam demokrasi untuk meningkatkan kepercayaan publik.

“Proses legislasi juga perlu membuka pembahasan secara lebih menyeluruh untuk memastikan perlindungan hak-hak konstitusional warga negara,” kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani dalam keterangan pers, Selasa (28/6/2022).

Komnas Perempuan menyatakan, draft terbaru RUU KUHP belum dapat diakses oleh publik karena pemerintah belum menyerahkan draf kepada Komisi III DPR RI. Padahal, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan pemerintah pada 25 Mei 2022 menyebutkan RKUHP akan disahkan pada Juli 2022.

“Kondisi ini patut disayangkan karena menghambat pemenuhan hak warga negara untuk berpartisipasi secara bermakna dalam pembentukan undang-undang,” ujar Andy.

Komnas juga merespons isu-isu krusial yang akan menjadi fokus pembahasan dari RKUHP oleh pemerintah dan DPR. Komnas Perempuan berpandangan masih terdapat isu krusial lain yang perlu ditelaah ulang sebelum RKUHP disahkan.

Komnas mendorong penelaahan ulang menggunakan prinsip uji cermat tuntas (due diligence) untuk memastikan pemenuhan hak-hak konstitusional warga dengan mencermati kemungkinan kerugian pada kelompok rentan. Komnas wajib memberi masukan terhadap RKUHP guna memastikan terintegrasinya perlindungan bagi kelompok rentan mengalami diskriminasi, antara lain perempuan, anak dan penyandang disabilitas.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) juga mendesak pemerintah dan DPR membuka draf RKUHP ke publik. Untuk itu, BEM menggelar unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/6).

“Tuntutan kami hari ini ada dua, yang pertama membuka draf RKUHP dan kedua membahas pasal-pasal yang bermasalah,” kata Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo. (REP)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.