NASIONAL

Ma’ruf Amin Berharap Papua Tetap Kondusif Sambut Pilkada Serentak

MERAUKE — Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyerukan kepada masyarakat Papua untuk menjaga kondusifitas menyambut pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak yang akan digelar, pada November tahun ini.

Ma’ruf menyampaikan ini dalam sambutan di acara Pencanangan proyek-proyek strategis di Provinsi Papua Selatan. Eks Ketua Majelis Ulama Indonesia ini mengatakan pilkada merupakan agenda penting pada tahun ini setelah Pemilu 2024.

“Saya berharap seluruh masyarakat Papua dapat menjaga situasi politik tetap sejuk dan damai,” kata Ma’ruf di Merauke, pada Selasa (4/6/2024).

Wapres menyebut pilkada yang berjalan lancar dapat menghasilkan pemimpin berintegritas yang memajukan Papua.

Ma’ruf mengatakan bahwa kunjungan kerjanya ke wilayah Papua untuk melihat langsung dan memastikan bahwa proses percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di Provinsi Papua Selatan, berjalan dengan baik.

“Ini adalah amanah undang-undang bagi negara untuk wajib hadir secara terus menerus mengawal berbagai program pembangunan Papua agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat di Papua, termasuk di Provinsi Papua Selatan ini,” katanya.

Dia menjelaskan kebijakan pemekaran wilayah di Papua merupakan agenda strategis pemerintah yang harus terus kita kawal bersama, baik lintas kementerian/lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota maupun antara pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, dalam mendorong percepatan pembangunan Papua dan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP), pemerintah juga telah membentuk Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua atau Badan Pengarah Papua (BPP).

Melalui BPP, menurut Ma’ruf, upaya sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi program pembangunan Papua diharapkan dapat diperkuat dengan adanya satu perwakilan dari setiap daerah otonom baru di Papua.

“Kita sedang menyaksikan upaya aktif pemerintah daerah baru dalam menyediakan rumah besar bagi masyarakat Papua Selatan, dengan melakukan berbagai persiapan kelembagaan pemerintah dan pemantapan langkah-langkah strategis pembangunan di Papua Selatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto mengatakan, ada tiga provinsi di Tanah Papua rawan terhadap gangguan keamanan saat pilkada. Tiga provinsi yang menjadi daerah rawan gangguan keamanan dari kelompok bersenjata yaitu Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

“Karena itu TNI-Polri akan berupaya mengantisipasi agar pelaksanaannya dapat berlangsung aman dan lancar,” kata Menkopolhukam Hadi Tjahjanto seusai melakukan pertemuan tertutup dengan unsur pimpinan TNI-Polri yang yang bertugas di Tanah Papua di Markas Kodam XVII/Cenderawasih, Kamis (30/5).

Hadi menyebut, dalam pertemuan tertutup tersebut dibahas berbagai masalah jelang pilkada serentak. Wilayah yang dianggap rawan yaitu Kabupaten Nduga, Paniai, dan Intan Jaya di Provinsi Papua Tengah, Pegunungan Bintang dan Yahukimo di Papua Pegunungan serta Maybrat di Papua Barat Daya.

“TNI-Polri akan terus memantau dan mengamankan wilayah itu termasuk kawasan lainnya di enam provinsi di Tanah Papua,” kata Hadi. Untuk melancarkan tahapan pilkada serentak, kata Hadi, alutsista yang dimiliki TNI-Polri dapat digunakan penyelenggara terutama untuk pengiriman logistik. (ant/sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.