NASIONAL

Pesan Epidemiolog buat Pelaku Mudik Lebaran 2022

JAKARTA – Epidemiolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dr. Yudhi Wibowo, mengingatkan pentingnya disiplin protokol kesehatan dalam perjalanan mudik Lebaran 2022 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai euforia mudik membuat masyarakat lupa saat ini masih dalam kondisi pandemi sehingga disiplin prokes masih perlu jadi perhatian bersama,” katanya.

Pengajar di Fakultas Kedokteran Unsoed itu menambahkan masyarakat perlu tetap memakai masker, menjaga jarak, dan selalu rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih.

“Meski dalam perjalanan mudik, nantinya ada momentum berada di tengah banyak orang atau antrean, harus tetap berupaya maksimal menjaga jarak dan yang penting tetap memakai masker,” imbaunya.

Selain itu, harus melengkapi diri dengan vaksinasi lengkap plus booster. “Dengan melengkapi vaksinasi hingga dosis penguat akan memberi perlindungan lebih terhadap diri sendiri maupun keluarga tercinta,” katanya.

Yudhi mengingatkan untuk tetap mengatur pola makan dan pola tidur guna menjaga daya tahan tubuh selama periode libur Lebaran. “Jangan sampai selama periode libur Lebaran ini daya tahan tubuh menurun lalu jatuh sakit,” ujarnya.

Menurutnya, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, peningkatan capaian vaksinasi serta pelaksanaan gaya hidup sehat dan bersih di tengah masyarakat diharapkan tidak akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai Lebaran.

“Dengan demikian, perlu peran aktif seluruh masyarakat untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid-19 usai Lebaran. Caranya dengan penguatan kampanye prokes, vaksinasi, serta gaya hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan perlunya berbagai terobosan dan program strategis guna mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 selama periode libur Lebaran. Menggencarkan vaksinasi malam hari serta menjemput bola bisa menjadi contoh program percepatan vaksinasi Covid-19. Dia juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta berbagai pihak lain di berbagai wilayah yang terus menggencarkan vaksinasi saat Ramadan.

“Program vaksinasi di masjid-masjid, vaksinasi bagi pengguna jalan, hingga sosialisasi dengan mendatangkan tokoh agama terkait pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa merupakan contoh-contoh terobosan yang perlu diapresiasi,” katanya. (TMP)

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.