Diaspora NTT di Papua Barat Galang Donasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Provinsi Papua Barat menggulirkan aksi kepedulian atas korban bencana alam di wilayah Nusa Tenggara. Mereka menggalang donasi yang akan disalurkan bagi korban bencana alam akibat siklon tropis Seroja, terutama di Nusa Tenggara Timur.

Ketua IKF Provinsi Papua Barat Clinton Tallo mengatakan, pihaknya sudah menyurati seluruh Pengurus IKF di Kabupaten/Kota di Papua Barat untuk membuka posko penggalangan donasi tersebut di daerah masing-masing. Karena bencana banjir dan longsor menyebar di hampir seluruh wilayah NTT.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Pengurus Kabupaten untuk melakukan aksi ini di daerah masing-masing,” ujarnya ketika ditemui awak media di Posko Penggalangan Donasi di Manokwari, Rabu (7/4/2021).

Menurut dia, bencana yang terjadi di NTT tidak pernah dikehendaki oleh masyarakat yang mengalami dampaknya. Juga oleh warga Flobamora diaspora yang saat ini sedang berada di tanah Papua Barat. Semuanya terjadi atas kehendak Tuhan. Karenanya, seluruh warga Flobamora diaspora yang ada di seluruh wilayah Papua Barat diharapkan ikut berpartisipasi dan melibatkan diri dalam upaya penggalangan bantuan tersebut.

“Bencana alam di NTT adalah rencana Tuhan. Akibat bencana itu, banyak orang kehilangan keluarga, materi, dan juga pekerjaan. Mari kita saling merangkul, bergandengan tangan untuk membantu sesama saudara kita yang sedang kesulitan,” kata dia.

Pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi NTT diminta untuk segera memulihkan akses transportasi dan jaringan fasilitas umum di lokasi bencana, terutama di daerah terisolasi akibat bencana.

Clinton  menambahkan, mereka juga meminta pemerintah, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi NTT, segera memulihkan akses transportasi dan jaringan fasilitas umum di lokasi bencana, terutama di daerah terisolasi akibat bencana.

Clinton juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak baik pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Papua Barat, segenap organisasi kemasyarakatan, kelompok paguyuban Nusantara dan individu-individu yang telah telah menujukkan simpati yang begitu besar terhadap korban bencana alam yang ada di NTT.

“Mewakili masyarakat NTT yang ada di tanah rantau Papua Barat ini, saya mengucapkan Terima kasih atas kepedulian ini,” ungkapnya.

Senada, Sekretaris IKF Papua Barat Romanus Pegan mengatakan, bencana alam melanda hampir semua kabupaten/kota di NTT. Karenanya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus IKF Kabupaten/Kota di Papua Barat untuk mendirikan posko dan menggalang donasi.

“Ini wujud tanggung jawab kami sebagai anak-anak NTT yang ada di Papua Barat untuk membantu saudara-saudara kami di NTT,” ujarnya.

Dia menjelaskan, aksi penggalangan donasi yang berpusat pada Posko Induk di Depan Pos Polisi Militer wilayah Kota Manokwari dimandatkan sepenuhnya kepada Angkatan Muda Flobamora (AMFLORA) Papua Barat sebagai pelaksana. Hal itu disebabkan karena sebagai organisasi sayap IKF, AMFLORA dihuni oleh anak-anak muda yang memiliki semangat dan mobilitas yang tinggi.

“Jadi seluruh aksi penggalangan bantuan ini dikoordinir oleh adik-adik AMFLORA,” ucapnya.

Romanus mengungkapkan, melalui surat yang disampaikan kepada pengurus IKF kabupaten/kota di Papua Barat, pihaknya sudah mengisyaratkan bahwa segala jenis bantuan yang terkumpul di masing-masing daerah dikirimkan ke IKF provinsi. Selanjutnya pihak IKF Provinsi yang akan menyalurkan bantuan tersebut ke NTT. Hal tersebut dilakukan agar segala jenis bantuan yang diberikan berasal dari satu titik dan bermuara pada satu titik juga.

“Mekanisme penyalurannya sedang kami koordinasikan dengan Pak Gubernur. Apakah nanti langsung diserahkan ke daerah-daerah yang terdampak ataukah melalui pemerintah Provinsi.Karena bencana ini terjadi hampir di seluruh wilayah NTT. Jadi dalam bentuk uang atau barang, dikirim ke provinsi dulu baru disalurkan ke NTT,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Ketua AMFLORA Papua Barat Yan Karmadi, selain menerima bantuan yang diserahkan melalui Posko Induk, pihaknya juga akan menggelar aksi penggalangan bantuan di sejumlah titik keramaian yang berada di dalam kota Manokwari.

“Aksi lapangan akan kami jalankan mulai besok di lampu-lampu merah dan di titik-titik yang dianggap strategis seperti perempatan Makaleuw, Haji Bauw, Sanggeng, Sinar Suri, dan Reremi,” ujarnya.

Yan menuturkan, rencana penggalangan bantuan melalui aksi lapangan akan dilaksanakan selama tiga hari. Selanjutnya, pihaknya menunggu instruksi lanjutan dari IKF sambil terus mengupayakan penggalangan donasi lain berupa pakaian layak pakai, makanan dan obat-obatan di posko induk yang sudah ada saat ini.

“Juga sambil mengikuti perkembangan dari teman-teman di daerah lain,” pungkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: