Januari 2021, Impor Papua Barat Anjlok

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi nilai impor Papua Barat pada Januari 2021 hanya 4,87 juta dolar AS.

Jumlah ini turun drastis sebesar 51,52% jika dibandingkan dengan realisasi impor Januari 2020 yang mencapai 10,03 juta dolar AS.

Kepala BPS Maritje Pattiwaellapia mengatakan, anjloknya kinerja impor secara tahunan (year on year/yoy) mengindikasikan aktivitas perekonomian belum pulih sepenuhnya. Hal ini disebabkan oleh pandemi virus korona yang berkepanjangan.

“Perekonomian belum sepenuhnya pulih, dan menjadi penyebab turunnya nilai impor secara tahunan,” kata Maritje saat dikonfirmasi Papua Barat News via WhatApss, Senin 22 Maret 2021.

Dia melanjutkan, lesunya perekonomian Papua Barat berdampak pada permintaan impor barang modal yaitu golongan barang mesin-mesin/pesawat mekanik hanya 0,65 juta dolar AS atau -93,41% dan mesin/peralatan listrik -64,05%.

“Nilai CIF untuk golongan barang ini di Januari 2021 hanya 0,65 juta dolar AS, jauh lebih kecil jika dibandingkan Januari 2020 yang mencapai 9,82 juta dolar AS,” jelas dia.

Apabila ditinjau secara bulanan (month to month/mtm), sambung Maritje, realisasi impor Januari 2021 mengalami peningkatan 4.385,68% jika dibandingkan nilai impor pada Desember 2020 yakni 0,11 juta dolar AS.

Peningkatan tersebut merupakan indikasi bahwa perekonomian Papua Barat sudah sedikit mulai menggeliat. “Namun, masih jauh dari kondisi normal seperti sebelum masa pandemi,” terang dia.

Impor pada Januari 2021 didominasi oleh impor bahan bakar mineral yang mencapai 3,90 juta dolar AS atau sekitar 80,2% dari total impor Papua Barat. Disusul impor mesin-mesin/mekanik pesawat sebanyak 0,65 juta dolar AS atau 13,31%, barang dari besi dan baja sekitar 0,21 juta dolar AS atau 4,30% dari total impor Papua Barat.

“Selain itu ada impor kendaraan dan bagiannya, perangkat optik, karet dan barang dari karet, aluminium, perkakas dan lainnya. Tetapi sharenya terhadap total impor Januari sangat kecil,” jelas Maritje.

Dia menerangkan, Australia menjadi negara asal impor Papua Barat terbesar dengan nilai mencapai 3,87 juta dolar AS atau setara 79,60% dari total impor pada Januari 2021.

Selanjutnya, ada tiga negara yang memiliki kontribusi impor sebesar 16,49% dari total impor. Ketiga negara itu adalah Malaysia dengan nilai 0,36 juta dolar AS, Italia sebanyak 0,32 juta dolar AS dan Amerika Serikat dengan nilai 0,12 juta dolar AS.

“Ada juga negara lain seperti Jepang, Singapura, Belanda, Korea Selatan, dan lainnya tetapi kontribusi terhadap total impor kecil,” jelas Maritje.

Akibat pandemi

Perkembangan impor Papua Barat selama tahun 2020 mengalami tekanan yang hebat akibat pandemi.

BPS mencatat nilai impor Januari mencapai 10,03 juta dolar AS dan mengalami peningkatan sangat signifikan pada Februari menjadi 33,53 juta dolar AS. Namun, pada Maret impor terjun bebas dengan nilai 2,72 juta dolar AS dan sedikit meningkat pada April dengan nilai 3 juta dolar AS. Nilai impor kembali  anjlok pada Mei dengan nilai 0,35 juta dolar AS.

“Juni meningkat jadi 3,49 juta dolar AS namun kembali turun tajam ke nilai 0,48 juta dolar AS pada Bulan Juli,” jelas Kepala BPS Papua Barat Maritje Pattiwaellapia.

Ia melanjutkan, nilai impor Agustus meningkat menjadi 3,27 juta dolar AS dan terus meningkat menjadi 5,89 juta dolar AS pada September.

Akan tetapi, pada Oktober realisasi impor kembali turun menjadi 0,52 juta dolar AS.

“Bulan November nilai impor naik menjadi 3,14 juta dolar AS dan Bulan Desember impor mengalami penurunan sangat tajam dengan nilai hanya 0,11 juta dolar AS,” jelas Maritje.

Kepala Bidang Nerwilis BPS Papua Barat Achmad Ali menambahkan, impor luar negeri ke Papua Barat pada tahun 2020 berupa impor mesin-mesin dan kendaraan dengan proporsi impor sebesar 78,81% dan impor minyak dan gas bumi (Migas) hanya 2,29%. “Impor konsumsi tidak ada. Konsumsi masih sebatas antar provinsi,” ujar Achmad. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 23 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: