Jelang Pileg 2024, PKS Target 15 Persen Kursi Setiap Tingkatan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan 15 persen perolehan kursi di DPR setiap tingkatan pada Pileg 2024 yang akan datang. Target tersebut ditetapkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Jakarta pada 1 Maret sampai dengan 18 Maret 2021 yang lalu.

“Target 15 persen itu minimal. Jadi kalau misalnya Papua Barat Anggota DPR ada 45 maka target capaian pada Pileg 2024 dari PKS adalah 7 kursi,” ujar Ketua DPW PKS Papua Barat Syaiful Maliki Arief di Manokwari, Sabtu 27 Maret 2021.

Dia mengatakan, target yang ditetapkan tersebut memberikan tantangan yang luar biasa beratnya. Namun, dengan tidak adanya revisi terhadap undang-undang pemilu maka para pengurus dan kader memiliki ruang yang cukup lebar untuk merencanakan strategi dan taktik pemenangan demi tercapainya target tersebut.

“Itu menjadi alasan Rakernas dan Rakerwil diselenggarakan tahun ini. Biar kita punya napas yang cukup panjang untuk mengejar target,” kata dia.

Menurut dia, saat ini banyak kader di daerah yang sudah dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan bargaining politik partai dan kader yang bersangkutan untuk maju ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, banyak juga kader potensial PKS lainnya yang diyakini mampu bersaing dalam Pileg tahun 2024 yang akan datang.

“Saya yakin karena banyak kader yang sudah mengikuti pembinaan-pembinaan dan layak maju dalam Pileg nanti. Karena menjadi politisi itu harus punya ambisi untuk menjadi pemimpin,” ungkapnya.

Menurut Syaiful, untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kerja keras dan kerja ekstra dari seluruh jajaran pengurus baik di tingkat wilayah maupun di tingkat daerah. Seluruh sumber daya dan agenda partai hendaknya diarahkan untuk perwujudan  program kerja yaitu pertumbuhan kader dan peningkatan jumlah kursi di parlemen.

“Jadi kepada seluruh kader, diharapkan supaya tidak melakukan gerakan-gerakan tambahan. Jangan membuat program yang tidak berorientasi pada pertumbuhan kader dan peningkatan jumlah kursi,” tutup Anggota DPR Papua Barat tersebut. (PB25)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 29 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: