Kuartal I-2021, Indeks Keyakinan Konsumen di Papua Barat Meningkat

MANOKWARI, PB News – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat mencatat, Indeks Keyakinan Konsumen di wilayah setempat pada kuartal I-2021 mencapai 122,94. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kuartal IV-2020 yakni 111,72.
Ekonom BI Papua Barat I Wayan Yogasvara mengatakan, kondisi ini mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian di tengah masa pandemi, terus membaik. Peningkatan terhadap Indeks Keyakinan Konsumen, ditopang oleh dua indeks yakni Indeks Kondisi Ekonomi saat ini dan Indeka Ekspektasi Konsumen.
“Ada dua indeks yang dihitung yakni Indeks Kondisi Ekonomi saat ini dan Indeks Ekspektasi Konsumen,” kata Yogasvara saat dikonfirmasi Papua Barat News melalui telephone selular, Rabu malam (21/4/2021).
Dia menjelaskan, untuk Indeks Kondisi Ekonomi mengalami peningkatan dari kuartal sebelumnya yakni dari 82,56 menjadi 108,22.
Membaiknya persepsi konsumen atas kondisi ekonomi masa mendatang ditopang oleh tiga aspek. Meliputi, aspek penghasilan naik 23,33 poin dari 86,00 menjadi 109,00. Kemudian, aspek ketersediaan lapangan pekerjaan naik 36,33 poin yakni dari 72,63 menjadi 109,00 dan aspek konsumsi 17,33 poin dari 89,00 menjadi 106,33.
“Indeks Kondisi Ekonomi ini sebelumnya ada pada level di bawah 100, artinya masih pesimis. Dan, di kuartal I 2021 sudah meningkat,” tutur dia.
Yogasvara melanjutkan, Indeks Ekspektasi Konsumen tercatat sebesar 137,67 lebih rendah dari kuartal IV-2020 yang mencapai 141.
Penurunan indeks ini dipengaruhi oleh aspek penghasilan yang turun 7,33 poin yakni dari 142,00 menjadi 134, 67. Selanjutnya, aspek ketersediaan lapangan pekerjaan naik 5,00 poin dari 139,33 menjadi 144,33 dan aspek kegiatan usaha juga mengalami sedikit penurunan 7,33 poin dari 141,33 menjadi 134,00.
“Namun masih dalam kategori optimis, karena semuanya berada di atas 100,” jelas dia.
Menurut dia, program vaksinasi virus korona juga dapat mendorong keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian daerah.
Selain itu, kebijakan new normal juga menjadi faktor pendorong keyakinan konsumen.
“Kegiatan-kegiatan sudah mulai dilonggarkan, makanya indeksnya akan cenderung meningkat,” ucap dia.
Indeks Keyakinan Konsumen Papua Barat ini berbanding terbalik dengan nasional.
Survei konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen pada kuartal I-2021 turun ke level 88,0 dari level 89,2 pada kuartal IV-2020, serta lebih rendah dibandingkan dengan kuartal I-2020 sebesar 117,7.
Secara bulanan, Indeks Keyakinan Konsumen terus naik level hingga 93,4 pada Maret 2021 dibandingkan pada Februari 2021 (85,8) dan Januari 2021 (84,9).(PB15)

Berita ini telah diterbitkan di Harian Papua Barat News edisi Kamis 21 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: