Lapas Manokwari Buka Jasa Pangkas Rambut

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari membuka fasilitas potong rambut (Barber Shop) di dalam areal Lapas sebagai bentuk pembinaan kepada narapidana asimilasi yang telah dinyatakan lolos seleksi dan memiliki ketrampilan dalam memangkas rambut.

Dua narapida asimilasi yakni Sampari Matuti dan Boby Rumbrawer dipercayakan untuk melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan jasa pangkas rambut dengan harga sangat terjangkau.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua Barat,  Slamet Prihantara mengatakan pembukaan fasilitas pangkas rambut ini merupakan terobosan baru yang patut diapresiasi.  Menurutnya, fasilitas pangkas rambut merupakan sarana utama bagi warga binaan dengan status asimilasi untuk berkarya dan mengembangkan ketrampilannya.

“Kami apresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Lapas Manokwari semoga fasilitas ini membawa berkah dan pahala bagi kita semua,” ujarnya kepada awak media di Manokwari,  Kamis 24 Juni 2021.

Slamet juga menyebutkan, fasilitas pangkas rambut juga sebagai wadah pembinaan bagi warga binaan dan membangun relasi sosial dengan masyarakat melalui program asimilasi.

Diakuinya,  fasilitas pangkas rambut juga dapat mendatangkan pemasukan ekonomi bagi Lapas.  Karena  itu dia meminta agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan namun pengawasan terhadap warga binaan tidak boleh diabaikan.

“Usaha dapat dilakukan namun prosedur  pengawasan terhadap warga binaan tetap harus dijalankan,” terangnya.

Adapun jasa pangkas rambut senilai 30 ribu,  sementara untuk anak sebesar Rp 25 ribu dan cukur kumis dan jenggot sebesar Rp 15 ribu.  Selain jasa pangkas rambut,  Lapas juga akan membuka kafe dan tempat cucian motor. (PB22)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 25 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: