Lomba Pesparawi XIII Papua Barat Kembali Digelar di Fakfkak

  • Enam Gold, Tiga Silver

MANOKWARI, PB News – Lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XIII se Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat kembali digelar di Kabupaten Fakfak, pada Kamis (25/2/2021). Kabupaten Fakfak menjadi daerah penyelenggara keempat setelah Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, dan Kaimana.

Ketua Panitia Pesparawi XIII Papua Barat Abia Ullu mengatakan, ada sembilan tim dari Kabupaten Fakfak yang mengikuti lomba tersebut. Kesembilan tim itu terbagi dalam dua kategori yakni non paduan suara dan paduan suara. “Non paduan suara ada lima tim dan paduan suara empat tim,” ujar Abia.

Dilansir dari youtube LPPD Papua Barat, lima tim non paduan suara yang tampil dalam sesi pertama adalah tim Solo Remaja Putra, tim Solo Remaja Putri, tim Solo Anak 7-9 tahun, tim Solo Anak 10-13 tahun dan tim Vokal Grup.

Untuk sesi lomba kedua diikuti empat tim kategori paduan suara seperti tim Paduan Suara Wanita, tim Paduan Suara Pria, tim Paduan Suara Remaja Putra, dan tim Paduan Suara Dewasa Campuran.

Dewan juri yang memberikan penilaian terhadap kategori non paduan suara adalah Robert K. R Hammar, Ronny Lopies, Bens Leo, Harry Anggoman, dan Linda Sitinjak.

Sedangkan dewan juri yang memberikan penilaian terhadap lomba kategori paduan suara adalah Henry Susanto Pranoto, Brancly Egbert Picanussa, Pastor DR B.A Rahawarin, Bambang Yuswo Hadi, dan Vonty Sitrona Nahan.

Hasil penilaian

Untuk kategori non paduan suara tim Solo Remaja Putra berhasil meraih medali Gold dengan nilai 80,03, tim Solo Remaja Putri meraih Silver dengan memperoleh nilai 77,15, tim Solo Anak 7-9 tahun berhasil meraih Gold dengan nilai 81,18, tim Solo Anak 10-13 tahun meraih medali Silver dengan nilai 73,55 dan Vocal Grup berhasil meraih medali Silver dengan nilai 77,82.

Robert Hammar selaku Wakil Ketua I Panitia Pesparawi XIII Papua Barat mengatakan, standirasi penilaian yang diterapkan dewan juri sangat tinggi. Dan, tim non paduan suara yang telah tampil mulai dari penyelenggaraan di Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Kaimana dan Fakfak semuanya bervariasi.

Untuk kategori Solo Remaja Putra masih dipimpin oleh tim dari Kabupaten Kaimana, Solo Remaja Putri dipimpin oleh tim dari Kabupaten Fakfak, Solo Anak 7-9 tahun masih dipimpin tim dari Kabupaten Kaimana, Solo 10-13 tahun dipimpin tim dari Kabupaten Teluk Wondama, serta Musik Pop Gerejawi dipimpin oleh tim dari Kabupaten Teluk Bintuni.

“Solo dan Vokal Grup dipimpin tim dari Kabupaten Fakfak,” ujar dia usai membacakan penilaian.

Harry Anggoman menambahkan, dalam bermusik tim vokal grup harus menciptakan dinamika agar menghasilkan lagu yang indah. Sayangnya, harapan itu tidak terjadi dalam penampilan tim dari Kabupaten Fakfak. “Juri ngga dibuat shocking,” ucap Harry.

Selanjutnya, kategori Paduan Suara Wanita berhasil meraih medali Gold dengan perolehan nilai tertinggi yakni 86,85, Paduan Suara Pria meraih medali Gold dengan nilai 83,85, Paduan Suara Remaja Putra meraih medali Gold dengan perolehan nilai 80,88, dan Paduan Suara Dewasa Campuran meraih medali Gold dengan torehan nilai 84,40.

Dengan demikian, lima tim yang mengikuti lomba kategori non paduan suara berhasil mengumpukan dua medali Gold dan tiga medali Silver.

Sementara empat tim yang mengikuti lomba kategori paduan suara berhasil meraih meraih medali Gold.

Perlu diketahui, penyelenggaraan Pesparawi XIII se Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat mulai 17 sampai 28 Februari 2021 di lima daerah penyelenggara, tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. (PB15)

Berita ini telah terbit di harian Papua Barat News edisi Jumat 26 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: