Lonjakan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah Masih Terjadi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kasus baru Covid-19 di sejumlah daerah di Papua Barat terus meningkat dalam sepekan terakhir. Minimnya kesadaran warga melaksanakan protokol kesehatan disebut masih menjadi penyebab utama.

Berdasarkan data dari Satgas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid-19 Papua Barat, terdapat tiga daerah zona merah dengan kasus baru yang terus meningkat dalam sepekan terakhir. Tiga daerah ini adalah Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong, dan Kabupaten Wondama.

Hingga Senin 15 Maret 2021, pasien positif yang masih dalam perawatan 307 orang di Kabupaten Manokwari, Kota Sorong (178), Kabupaten Teluk Wondama (25), Manokwari Selatan (17), dan Kabupaten Sorong (16). Adapun kasus kematian akibat Covid-19 di Manokwari mencapai 34 orang, Kota Sorong 49 orang, dan Kabupaten Teluk Wondama (5).

Juru Bicara Satgas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid-19 Papua Barat Arnoldus Tiniap, Senin (15/3/2021) mengatakan, penambahan kasus masih terjadi. Hingga Senin (15/3/2021), total kasus mencapai 7.884 orang. Sebanyak 558 orang masih dirawat, sedangkan 7.199 orang telah sembuh. Kasus kematian mencapai 127 orang.

Data positivity rate Covid-19 di Papua mencapai 21,1 persen hingga Senin. Angka tersebut jauh di atas ambang batas yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen.

Ia pun meminta pemda yang masih dalam zona merah Covid-19 di Papua Barat memperketat disiplin protokol kesehatan dan akses masuk melalui tranportasi darat, udara serta laut.

”Kasus baru di Papua Barat akan terus meningkat apabila protokol kesehatan tidak terlaksana dengan baik. Pemda harus menegakkan regulasi yang tegas bagi warga pelanggar protokol kesehatan,” tutur Tiniap.

Ia menambahkan, pemerintah di 12 kabupaten dan 1 kota harus segera melaksanakan realokasi anggaran untuk menyukseskan vaksinasi. Sebab, masih terdapat banyak fasilitas kesehatan belum bisa melaksanakan vaksinasi.

1.960 Vial Vaksin

Sementara itu, sebanyak 1.960 vial vaksin Covid-19 untuk Provinsi Papua Barat tiba dengan penerbagan milik maskapai Batik Air di Bandara Rendani, Manokwari, Senin 15 Maret 2021.

Arnold Tiniap mengatakan, ribuan vial vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang baru tiba itu dipergunakan untuk tokoh dan petugas pelayanan publik

‘’Vaksin itu juga akan didistribusikan ke kabupaten dan kota lain di Papua Barat, seperti yang dalam pengiriman pertama dan kedua lalu,’’ ujar Tiniap tanpa merinici per kabupaten dan kota akan menerima berapa vial.

Dari 1.960 vial vaksin yang tiba di Manokwari itu akan didstribusikan ke kabupaten dan kota di seluruh Papua Barat sesuai kouta yang telah diatur pemerintah.

‘’Untuk alokasi per kabupaten dan kota akan ditentukan setelah rekapan laporan dari masing-masing kabupaten dan kota. Rekapannya sementara dibuat, jika sudah final (selesai, red) akan segera didistribusikan ke daerah, dan nanti akan kami share juga ke publik (media, red),’’ kata Penanggung Jawab Logistik Vaksin Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Luluk, Senin 15 Maret 2021. (PB1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: