Mahasiswa Jayawijaya di Manokwari Lakukan POF Bersama Tokoh Katolik

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pengurus Katolik Jayawijaya (PKJ) dan Pengurus Asrama Mahasiswa Katolik Jayawijaya dan seluruh Angggota Mahasisiwa Jayawijaya di kota studi Manokwari melaksanakan kegiatan Pekan Orientasi Fungsionaris (POF) dipusatkan di aula asrama mahasiswa Jayawijaya, jalan Tugu Jepang Manokwari Papua Barat, Sabtu (12/6/2021).

Kegiatan pelatihan POF dilakukan guna membahas program kerja, fungsi dan tugas dari masing-masing bidang, hingga administrasi bagi para pengurus.

Dalam kegiatan pelatihan POF, tokoh aktivis katolik yang turut andil dalam penyampaian materi diantaranya. Rudi A. Maturbongs, Yohanes Ada’ Lebang, Yusup Huby, Aloysius P. Siep, Ivensius Alua, dan Milander F. Kaungan.

Adapun Materi yang disampaikan yaitu diantaranya, Pemetaan Wilayah Kerja, Peran dan Fungsi Pengurus; potensi diri dan tim; Kontrak Psikologis; vision dan mission; Rencana Strategis dan Komunitas Team Work; Vibration of Motivation and anthuasisme; Kepemimpinan yang berprinsip.

Pemateri sekaligus Pembina, Yusup Huby, mengatakan kegiatan pekan orientasi fungsional (POF) jarang sekali dilakukan oleh asrama maupun PKJ. Menurutnya, sebelum belajar berorganisasi, harus pahami terlebih dahulu prosesnya. Karena sebelum menyyusun program kerja harus paham peran tugas  serta posisi masing-masing bidang.

“Hari ini kami coba berpikir bagaimana belajar organisasi yang baik dalam hal ini pengurus,” ujarnya.

Selain itu, Aloysius P. Siep,  yang juga sebagai Pembina Mahasiswa Jayawijaya berharap kedepan mahasiswa Jayawijaya dan PKJ yang menimbah ilmu di kota studi Manokwari bisa lebih bagaimana mendalami karakter kepemimpinan dan juga prinsip-prinsip hidup.

“Terimakasih untuk pengurus yang sudah bekerja keras untuk membuat pelatihan ini sehingga tugas, tanggung jawab, dan fungsi bisa jalankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rasa ingin belajar harus tertanam di dalam pribadi masing-masing. Jangan cepat puas dengan hasil sudah didapatkan, tetapi terus mencari pengalaman lebih banyak dengan bergabung  dalam organisasi-organisasi yang berlingkup menyeluruh.

“Tidak hanya di dalam korwil ini saja tetapi bisa bergabung di kampus seperti UKM- KMK, PMI, PMK, bahkan di KNPI,” pesannya.

Sementara itu, Yohanes Ada’ Lebang, dalam penyampaian materinya tentang Rencana Strategis dan Team Work menyampaikan bahwa, kekuatan team work menjadi dasar bagaimana menghasilkan perencanaan strategis yang baik, tentunya melalui penggalian isu-isu strategis dan wawasan serta pengetahuan yang dimiliki dengan sifat yang harus ditanamkan adalah bagaimana menciptakan sifat saling menghargai.

“Orang muda katolik khususnya mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan diatas tanah Papua, mempunyai tanggungjawab yang besar dan berat.

Ketua asrama mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Manokwari, Yulianus Surabut,  ketika ditemui usai kegiatan pelatihan mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pemateri, pembina, senior,dan seluruh anggota asrama maupun PKJ.

“Harapan kami badan pengurus melalui kegiatan ini wadah roda organisasi asrama mahasiswa Jayawijaya dan persekutuan Katolik Jayawija yang dilakukan hari ini, dapat membentuk karakter dan pola berfikir mereka,” tutupnya. (RLS/RED)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 14 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: