Pembangunan Terminal Wosi Mandek, Akibat Hak Ulayat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pembangunan terminal Wosi mandek, akibat tuntutan hak Ulayat yang belum dipenuhi pemerintah.

Pembangunan terminal harus terhenti untuk sementara waktu, karena pemilik hak ulayat bersikeras pembangunan terminal Wosi tidak boleh dilanjutkan sebelum tuntutan mereka diselesaikan.

Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Albert Simatupang menyebutkan, Pemda Manokwari harus menyelesaikan janji almarhum Bupati Esau Sesa, yaitu pembangunan lima unit rumah senilai Rp 100 miliar, pemagaran areal kuburan Rp 20 miliar.  Sehingga total tuntutan ganti rugi yang harus diselesaikan Rp120 miliar.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat. Pada prinsipnya masyarakat mendukung program pembangunan, namun mereka meminta pemda harus menyelesaikan janji tersebut,” ungkap Simatupang.

Albert mengaku, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, sehingga pembangunan terminal itu sudah dimulai pada 2020 dan akan dilanjutkan pengembangannya pada 2021 ini.

Sementara, Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, pemda berupaya mencarikan solusi terbaik. Mengingat masyarakat sudah merelakan ulayatnya untuk jadi areal pembangunan Pasar dan Terminal Wosi. “Pemda harus mengkajinya sesuai aturan main yang berlaku,” katanya.

Dikatakan Hermus, hal ini dimaksudkan agar masyarakat juga merasa hak-haknya dilindungi. Sehingga terus memberi dukungan bagi pembangunan terminal.

“Untuk menyelesaikan masalah di kota ini, kita membutuhkan satu tim untuk melakukan kajian dan memastikan ketepatan. Jangan sampai keputusan yang diambil salah karena ada masukan yang salah,” terangnya.

“Terminal dan pasar boleh megah, tetapi yang terpenting kemegahan itu harus punya dampak positif bagi masyarakat di sekitar. Jangan sampah kemegahan itu hanya membawa duka bagi mereka,” imbuhnya. (PB19)

 

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 30 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: