Pemerintah Tidak Serius Bangun Jalan Gunung Pasir

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Belum rampungnya pengerjaan jalan gunung pasir di wilayah Distrik Mubrani, Kabupaten Tambrauw, sebagai salah satu ruas jalan utama atau jalan trans nasional yang menghubungkan Kabupaten Manokwari dan Tambrauw mendapat perhatian serius dari anggota Komisi V DPR RI Jimmy Demianus Ijie. Dia memandang pemerintah tidak serius membangun infrastruktur jalan itu.

Jimmy mengatakan pengerjaan jalan gunung pasir harus mendapat prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja (Satker) Jalan Papua Barat.

“Kami telah meminta melalui Menteri PUPR, agar pembangunan ruas jalan gunung pasir di wilayah Kabupaten Tambrauw segera diselesaikan,” ujar Ijie kepada Papua Barat News di Manokwari, Rabu (5/8/2020).

Jimmy mengungkapkan penggunaan teknologi konstruksi asal Korea yang dikenal dengan teknologi Kondor dapat diadopsi untuk menyelesaikan ruas jalan gunung pasir.

Dia mengakui kondisi kontur tanah di Papua Barat labil, akibatnya lapisan aspal pada jalan tidak bertahan lama. Karena itu dia meminta agar pengerjaan konstruksi jalan di Papua Barat mengadopsi teknologi dari luar daerah atau luar negeri yang dinilai sesuai kontur tanah di Papua Barat.

“Kandungan kadar asam dalam tanah di Papua Barat dan Merauke hampir sama, yaitu kadar asamnya sangat tinggi. Karena itu jika diaspal maka tidak bertahan lama,” terangnya.

Dia menyebutkan sejauh ini sudah berupaya mendorong penggunaan teknologi Korea di beberapa ruas jalan dengan kontur gunung yang curam telah dilakukan. Namun biaya yang tinggi menyebabkan Kementerian PUPR belum merealisasikan penggunaan teknologi Kondor asal Korea dalam pengerjaan konstruksi jalan.

“Teknologi kondor asal Korea cocok untuk kontur tanah di Papua Barat, karena mampu merekatkan pasir dan lumpur menjadi batu. Namun harganya mahal, 1 liternya mencapai 5 juta. Karena mahal akhirnya, kementerian berpikir ulang untuk mengadopsi teknologi tersebut,” ujarnya.

Jimmy berharap penyelesaian pembangunan ruas jalan gunung pasir dipercepat sehingga dapat digunakan oleh masyarakat di wilayah Tambrauw. Dia mengaku, banyak keluhan dari masyarakat yang diterima terkait buruknya kondisi jalan di ruas jalan itu.

Tidak hanya  itu, akses jalan gunung pasir juga telah banyak memakan korban jiwa. Karena itu dia meminta agar pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR segera menyelesaikan pembangunan ruas jalan bawah gunung pasir sebagai salah satu alternatif menekan terjadinya kecelakaan di ruas jalan itu.

“Kita akan kembali meminta agar jalan gunung pasir serius dikerjakan sehingga tidak ada lagi kecelakaan yang menimpa masyarakat,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: