Pemprov Raih Peringkat Tiga Paritrana Award 2019

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat berhasil menyabet peringkat III pada ajang penghargaan Paritrana Award 2019 terkait komitmen perlindungan sosial bagi pekerja sektor formal maupun non formal.

Papua Barat kembali menempati peringkat ketiga setelah Provinsi Sulawesi Selatan di peringkat kedua dan Sulawesi Utara di tempat pertama.

Papua Barat berhasil mempertahankan performa layanan bagi pekerja. Torehan ini mendapat apresiasi Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan yang menilai hal ini sebagai prestasi yang harus dijaga bersama.

“Kita bersyukur kepada Tuhan dan juga semua pihak secara khusus BPJS Ketenagakerjaan sehingga berkat kerjasama kita semua dapat meraih juara tiga ini,” ujarnya dalam sesi jumpa pers seusai penganugerahan Award Paritrana secara daring yang dihadiri langsung oleh Wapres RI Maaruf Amin, Rabu (12/8/2020).

Gubernur mengungkapkan, Papua Barat layak memperoleh Paritrana Award atas dedikasi dan komitmen memberikan layanan perlindungan sosial bagi pekerja. Diakuinya beberapa kebijakan pemberian santunan langsung kepada pekerja sektor formal maupun non formal serta  regulasi hukum di tingkat provinsi maupun daerah kepada para pekerja.

“Komitmen kita dalam memberikan perlindungan bagi pekerja dan santunan di saat duka bagi pekerja bersama BPJS itulah yang menjadi indikator kita dapat penghargaan ini,” bebernya.

Ke depannya, kata dia, pemprov terus berupaya sehingga dapat menempati peringkat pertama dari 34 provinsi. Sehingga, ada beberapa hal perlu diperbaiki diantaranya, data pekerja di sektor formal maupun non formal, regulasi yang tepat sasaran bagi penerima yang berhak, serta topangan kerjasama badan usaha swasta baik skala besar, menengah maupun kecil sehingga dapat melangkah bersama.

“Juara ini menjadi semangat bagi kami. Karena itu ke depan kita terus tingkatkan kerja sama dengan semua pihak karena saya rasa tidak ada yang mustahil jika kita lakukan bersama dengan kompak,” urai gubernur.

Sementara itu,  Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Papua Barat, Deny  Yusyulian, menuturkan jika Papua Barat dinilai layak meraih juara tiga Paritrana Award karena menunjukan keseriusan dalam memberikan perhatian dan perlindungan bagi pekerja baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Penghargaan ini diterima oleh Papua Barat karena ada keberpihakan dalam hal perlindungan sosial ketenagakerjaan sudah berjalan di hampir seluruh kabupaten/kota,” bebernya.

Deny menambahkan, ada kabupaten misalnya Manokwari Selatan yang telah melaksanakan perlindungan sosial bagi pegawai non ASN. Sebanyak 72% pekerja sektor formal di Papua Barat telah masuk dalam perlindungan jaminan sosial.

Sedangkan sektor non formal baru mencapai 17%. Untuk itu, ia berharap ke depannya jumlah tenaga kerja di sektor non formal yang masuk dalam program perlindungan dapat meningkat.

“Program unggulan yang telah kita sampaikan kepada Pak Gubernur akan kita eksekusi bersama di tahun 2020, dan ini akan menjadi modal kita untuk pertandingan 2021 Award Paritrana, Papua Barat akan dapatkan juara satu,” tutu Deputi. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: