Pendataan Keluarga di Manokwari Dibantu Sejumlah Kader

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Program nasional pendataan keluarga tahun 2021 (PK21) di Wilayah Manokwari dibantu oleh sejumlah kader yang disiapkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Manokwari. Proses pendataan dilakukan selama dua bulan terhitung sejak 1 April 2021 sampai dengan 31 Mei 2021.

“Proses pendataan sudah kita mulai pada 1 April 2021 lalu. Pencanangannya kita lakukan di kediaman Bapak Bupati, selanjutnya Bapak Wakil Bupati dan Ibu Plt Sekda,” ujar Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Manokwari Maria M. Rumere di ruang kerjanya, Manokwari, Selasa 13 April 2021.

Dia mengatakan, proses pendataan di lapangan dilakukan oleh para petugas keluarga berencana yang dibantu oleh para kader pendata atau Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD). Hal itu dilakukan agar pendataan dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Mengingat waktu yang diberikan sangat terbatas. Sementara data yang harus dikumpulkan melingkupi banyak aspek seperti pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan anggota keluarga.

“Untuk Kabupaten Manokwari, pendataan dibagi per distrik. Nanti petugas pendata akan turun ke kampung-kampung dibantu oleh kader PPKBD yang sudah kita tetapkan,” kata dia.

Menurut Rumere, jumlah kader PPKBD yang disiapkan untuk melakukan pendataan di setiap distrik tidak sama. Itu disebabkan oleh luas wilayah Distrik dan jumlah serta komposisi keluarga yang mendiami wilayah Distrik yang bersangkutan. Setiap kader PPKBD diberikan tanggungjawab untuk melakukan pendataan terhadap maksimal 150 Kepala Keluarga.

“Jadi 1 orang kader maksimal mendata 150 KK. Sehingga kebutuhan kader di setiap kampung atau distrik tentu berbeda. Tidak bisa kita samakan kebutuhan tenaga pendata di Manokwari Barat atau di SP dengan di kampung-kampung jauh,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, data yang dikumpulkan nantinya akan direkap secara bertahap mulai dari tingkat kampung. Setelahnya, proses rekapitulasi dilanjutkan ke tingkat Distrik dan Kabupaten.

“Sejauh ini proses pendataan masih berjalan jadi belum ada rekapan data yang kita peroleh,” pungkasnya. (PB25)

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 14 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: