Peringati Hardiknas, GMM Luncurkan Buku Ibu yang Membaca

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Moment peringatan Hari Pendidikan Nasional  (Hardiknas) ditandai dengan berbagai kegiatan. Gerakan Manokwari Membaca (GMM) memperingati moment tersebut dengan melaunching buku antologi puisi dengan judul “Ibu yang Membaca”.

Acara peluncuran buku ini dilakukan di Aula SMP Negeri 2  Manokwari, Senin 3 Mei 2021, dengan mengambil tema “Dengan Semangat Hardiknas Kita Giatkan Minat Baca Anak-anak Manokwari”.

Ketua Panitia Melianus Ajoi mengatakan, seharusnya kegiatan tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hardiknas, namun karena bertepatan dengan hari libur maka kegiatan diundur sehari.

“Kami agendakan peluncuran buku ini bertepatan dengan Hardiknas. Tapi karena ada hari Libur maka kegiatan peluncuran buku tersebut baru dilaksanakan pada hari ini,” ujarnya.

Salah seorang penulis sekaligus editor buku “Ibu yang Membaca” Maria Rose Lewuk mengatakan, buku tersebut memuat tulisan puisi dari 37 penulis yang tersebar di beberapa simpul pustaka dan taman baca di Papua Barat. Sebanyak 17 orang di antaranya adalah penulis anak yang masih mengenyam pendidikan pada tingkat SD dan SMP. Sementara sisanya diisi dengan tulisan para ibu dan pencinta puisi.

“Inspirasi awal penerbitan buku ini diawali dari kondisi riil masyarakat dan pandemi Covid-19 yang memaksa anak-anak untuk belajar dari rumah. Kebanyakan mereka ditemani oleh ibu mereka yang rata-rata bukan guru,” ujarnya.

Menurut dia, tema tulisan dalam buku tersebut beragam. Tema tersebut muncul dalam setiap karya yaitu kasih sayang, pandemi Covid-19, dan mimpi generasi bangsa. Seluruh tulisan tersebut diramu menjadi sebuah buku yang diharapkan mampu membangkitkan minat sastra generasi muda Papua Barat serta ibu rumah tangga dalam mencintai sastra dan literasi.

“Ada suatu kabar menarik yang kami dapatkan, buku Ibu yang Membaca akan diikutsertakan dalam pameran buku di Istambul Turki pada September 2021 nanti,” kata dia.

Apresiasi terhadap penerbitan buku tersebut disampaikan oleh sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hendry Sembiring. Hendry mengatakan, literasi adalah sebuah keterampilan dalam membaca, menulis, berhitung dan menyelesaikan masalah pada tingkat tertentu.

“Kemampuan serta keterampilan tersebut sudah dimiliki oleh anak-anak kita dan Ibu mereka. Bagaimana mereka mampu menyelesaikan masalah keluarga di masa pandemi dengan kreativitas yang luas biasa dalam menulis. Itu patut diapresiasi,” kata Sembiring.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang juga diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muhammad A. Tawakal memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komunitas GMM. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terus mengancam, GMM sukses melahirkan karya besar bagi generasi muda Papua Barat khususnya Manokwari.

Dia juga berharap GMM dapat memberikan wawasan yang baik serta mewadahi anak-anak Manokwari dalam mengembangkan kemampuan menulis dan minat membaca di kemudian hari. Sehingga di kemudian hari, Papua Barat terlebih Manokwari bisa dikenal luas oleh dunia Internasional sebagai kota literasi yang mampu melahirkan penulis-penulis muda berbakat dan berkualitas.

“Semoga buku ini menjadi motivasi besar bagi generasi muda kita dalam mengembangkan dunia literasi di daerah ini,” pungkasnya. (PB25)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di harian Papua Barat News Edisi Selasa 4 Mei 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: