Pesparawi XIII Papua Barat di Teluk Bintuni Berjalan Sukses

MANOKWARI, PB News – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XIII se Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat yang digelar di Kabupaten Teluk Bintuni, pada Sabtu (20/2/2021), berjalan sukses sesuai ekspektasi.

Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Barat selaku panitia penyelenggaraan Pesparawi XIII mengungkapkan, ada 147 peserta di Teluk Bintuni mengikuti enam kategori lomba yang terbagi atas non paduan suara dan paduan suara.

Untuk non paduan suara ada tiga kategori yakni Musik Pop Gerejawi (MPG), Solo Anak 10-13 tahun dan Solo Anak dan Solo Remaja Putra.

Sementara paduan suara meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Paduan Suara Wanita (PSW), dan Paduan Suara Anak (PSA).

Dilansir dari youtube LPPD Papua Barat, sesi lomba yang pertama diselenggarakan adalah non paduan suara. Ada lima dewan juri non paduan suara. Mereka adalah Robert K. R Hammar, Ronny Lopies, Bens Leo, Harry Anggoman, dan Linda Sitinjak.

Sebelum dewan juri mengumumkan penilaian, Bens Leo salah satu dari lima dewan juri mengatakan, ada standarisasi penilaian yang telah diterapkan sejak penyelenggaraan lomba mulai di Kabupaten Manokwari.

Bens juga menyayangkan tidak diikutsertakannya kontingen yang mengikuti lomba dengan kategori vocal grup, padahal ada potensi vocal sebanyak lima orang dari Bintuni.

“Inilah artinya, lomba ini harus menyiapkan diri, meskipun tidak banyak penyanyi tapi bisa ikut serta di solo, vocal grup dan musik pop,” kata Bens Leo.

Ia berharap, tiga kontingen yang mengikuti lomba non paduan suara dapat mempertahankan eksistensi dan kualitas, agar dapat mengikuti ajang serupa di level nasional pada tahun depan.

Dalam kesempatan itu, Linda Sitinjak menambahkan para pelatih harus lebih memperhatikan peserta yang mengikuti lomba kategori solo, sebab kategori solo harus mengacu ke Pesparawi Nasional.

“Yang kita pakai adalah gaya klasik atau seriousa. Tolong para pelatih nanti lebih teliti lagi dalam melatih anak-anak kita,” ujar Linda.

Usai memberikan komentar, lima dewan juri langsung membacakan hasil penilian terhadap tiga kontingen non paduan suara.

Musik Pop Gerejawi (MPG) nomor undian 05 dengan nilai 80,22 Gold, Solo Anak 10-13 tahun nomor undian 02 dengan nilai 67,30 dan Solo Anak dan Solo Remaja Putra nomor undian 11 dengan nilai  80,03 Gold. “Barangkali Solo Anak 10-13 tahun harus berlatih lagi,” ujar Bens Leo.

Robert K. R Hammar menambahkan, kategori Solo Anak 10-13 tahun baru diikuti dua peserta dari Teluk Wondama dan Teluk Bintuni.

“Sementara Wondama masih memimpin, Bintuni urutan dua. Kalau MPG, Bintuni urutan satu dan Manokwari urutan dua. Solo Remaja Putra ternyata Bintuni urutan satu dan Manokwari Selatan urutan dua,” jelas dia.

Setelah lomba non paduan suara, acara dilanjutkan dengan lomba paduan suara. Dewan juri kategori paduan suara adalah Henry Susanto Pranoto, Brancly Egbert Picanussa, Pastor DR B.A Rahawarin, Bambang Yuswo Hadi, dan Vony Sitrona Nahan.

Setelah tiga kontingen tampil, dewan juri langsung mengumumkan penilai meliputi, Paduan Suara Anak (PSA) nomor undian 07 dengan nilai 78,95 Silver, Paduan Suara Wanita (PSW) nomor undian 03 dengan nilai 82,43 Gold dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) nomor undian 06 dengan nilai 83,23 Gold.

Ketua Panitia Pesparawi XIII Papua Barat Abia Ullu mengatakan, Teluk Bintuni menjadi daerah penyelenggara kedua setelah Kabupaten Manokwari. Sesuai dengan keputusan Panitia Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat beberapa waktu lalu, ada lima daerah yang menjadi penyelenggara Pesparawi XIII di tengah masa pandemi, yaitu Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Kaimana, Fakfak dan Kota Sorong.

Sebagai informasi, panitia tetap menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat dalam lomba Pesparawi XIII se Tanah Papua Tingkat Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni. (PB15)

Berita ini telah terbit di harian Papua Barat News edisi 22 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: