Romer Tapilatu Optimis APBD Terserap Maksimal

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manokwari tahun anggaran 2021 senilai Rp 1,3 Triliun yang seharusnya ditetapkan pada akhir November tahun 2020 baru terlaksana pada Rabu (24/2/2021). Keterlambatan tersebut diakibatkan oleh molornya penetapan APBD akibat pergantian sistem yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Sementara, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dari APBD tersebut baru saja diserahkan oleh Bupati kepada masing-masing OPD pekan lalu.

Walau demikian, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari Romer Tapilatu optimis anggaran tersebut dapat terserap secara maksimal selama tahun berjalan.

“Meskipun agak terlambat penetapannya, tapi saya optimis bahwa anggarab tersebut dapat terserap secara maksimal,” ujarnya kepada awak media di Manokwari, Jumat 7 Mei 2021.

Dia mengatakan, penyerapan APBD tersebut tergantung kecepatan pihak eksekutif dalam mengeksekusi kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan untuk dilaksanakan dalam tahun anggaran berjalan. Hal itu diuntungkan dengan prosentase belanja modal dalam postur APBD tahun 2021 yang hanya berkisar Rp 200 milyar.

“Untuk proyek-proyek itu sedikit saja. Itu berarti bisa dieksekusi lebih cepat,” kata dia.

Dirinya meyakini, dengan postur APBD untuk pembangunan fisik yang lebih kecil, pemerintahan yang ada saat ini mampu menghandel anggaran tersebut secara tepat waktu dan tepat sasaran. Hal tersebut menjadi catatan evaluasi pada akhir tahun anggaran yang akan datang.

“Saya masih percaya pada pemerintah yang baru saat ini. Apalagi anggaran yang ada lebih besar untuk belanja jasa dan Belanja pegawai sehingga pasti dapat terserap maksimal,” pungkasnya. (PB25)

 

Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 10 Mei 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: